← Beranda
Kenapa Kaos yang Dikenakan Mark Lee Menjadi Kontroversi? Ternyata Gegara Hal Ini
Meuthia NabilaRabu, 24 Juni 2026 | 17.54 WIB
Label Mark Lee meminta maaf atas kontroversi kaos yang dikenakannya./Soompi, Upper Room

JawaPos.com - Label baru mantan anggota boy group NCT, Mark, telah meminta maaf atas gambas kaos yang dikenakan artisnya.

Hal ini bermula ketika label Mark Lee, Upper Room memposting foto Mark Lee mengenakan kaos bergambar bendera konfederasi (23/6).

Dikutip dari situs The American Civil War Museum, bendera tersebut digunakan oleh Negara-negara Konfederasi Amerika selama Perang Saudara Amerika (1861–1865). 

Hingga saat uni, bendera tersebut menjadi simbol yang banyak diperdebatkan dan menimbulkan perpecahan masyarakat menjadi dua kubu.

Menurut situs Ensiklopedia Virginia, sebagian orang menganggap bendera tersebut sebagai representasi identitas regional Selatan, penghormatan terhadap para prajurit yang gugur dan sejarah.

Sedangkan sebagian orang yang lain, menganggap bendera konfederasi sebagai penindasan terhadap warga Amerika berkulit putih, hingga supremasi kulit putih.

Setelah mendapatkan kecaman, pada hari yang sama Upper Room menggunakan Instagram Stories untuk membagikan permintaan maaf dalam bahasa Inggris.

Berikut pernyataan lengkap dari Upper Room :
"Halo, ini Upper Room.

Kami ingin menyampaikan permohonan maaf yang tulus atas kekhawatiran, ketidaknyamanan, dan kekecewaan yang disebabkan oleh kaos vintage yang muncul dalam foto yang baru-baru ini dibagikan.

Pakaian tersebut dipilih semata-mata karena merupakan barang koleksi vintage.

Namun, setelah menyadari signifikansi historis dan sensitivitas yang terkait dengan simbol yang ditampilkan pada kasus tersebut, kami mengambil langkah-langkah untuk memastikan bahwa simbol tersebut tidak akan terlihat dalam konten resmi apapun. 

Terlepas dari upaya ini, gambar tersebut kemudian dibagikan secara eksternal sehingga simbol tersebut terlihat, dan menimbulkan kekhawatiran yang dapat dimengerti di kalangan masyarakat.

Terlepas dari niatnya, kami menyadari bahwa masalah ini seharusnya ditangani dengan lebih cermat dan hati-hati. Kami bertanggung jawab penuh atas kelalaian ini.

Upper Room dan sang artis dengan tegas menolak dan tidak mentolerir rasisme, kebencian, diskriminasi, atau bentuk intoleransi apa pun.

Kami memahami keseriusan kekhawatiran yang telah disampaikan dan sangat menyesali, keresahan yang ditimbulkan oleh insiden ini.

Kami juga berterima kasih kepada mereka yang telah menyampaikan masalah ini kepada kami.

Kami menghargai umpan balik yang telah diterima dan sedang memperhatikan dengan seksama, kekhawatiran yang disampaikan oleh komunitas kami. 

Sebagai tanggapan, kami akan memperkuat prosedur peninjauan internal kami untuk pemilihan pakaian dan persetujuan konten, untuk membantu mencegah insiden serupa terjadi di masa mendatang.

Kami dengan tulus meminta maaf kepada semua orang yang merasa sakit hati, tersinggung, atau kecewa dengan situasi ini. 

Kami tetap berkomitmen untuk bertindak dengan lebih bertanggung jawab, berhati-hati, dan penuh ketelitian untuk kedepannya.

Upper Room"

Dikutip dari Soompi, Mark telah meninggalkan NCT dan SM Entertainment pada bulan April 2026.

Setelah kepergiannya, Mark mengumumkan bahwa ia akan mendirikan labelnya sendiri, Upper Room, pada awal bulan ini.

EDITOR: Hanny Suwindari