← Beranda
Felix Stray Kids akan Menjadi Wajah Baru dari Desain Modern Hanbok
Meuthia NabilaKamis, 18 Juni 2026 | 20.13 WIB
Felix Stray Kids jadi wajah baru desain modern hanbok./JYP Entertainment

JawaPos.com - Pakaian tradisional Korea yang masih banyak dianggap, hanya sebagai warisan budaya membuat para pejabat memutar otak.

Melihat budaya Korea bertaruh bahwa sentuhan popularitas K-pop yang tinggi, dapat mengubah pakaian berusia berabad-abad menjadi tren streetwear global berikutnya.

Minggu ini, Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Korea Selatan mengumumkan, bahwa Felix sebagai salah satu anggota boy group Stray Kids yang memiliki ciri khas bersuara berat, telah resmi dinobatkan sebagai wajah dari '2026 Hanbok Wave.' 

Inisiatif tahunan ini menggabungkan rumah desain kontemporer, dengan tokoh-tokoh terkemuka 'Korean wave' untuk secara agresif mengubah citra hanbok (pakaian tradisional Korea), agar diterima oleh khalayak modern dan internasional.

Kini memasuki tahun ketujuh, kampanye ini membanggakan deretan muse masa lalu yang mengagumkan, termasuk legenda seluncur es Kim Yuna dan bintang layar lebar Suzy, Kim Tae Ri, dan Park Bo Gum. 

Namun, pemilihan Felix menandai perubahan taktis yang tajam menuju fandom Gen Z yang sangat global. 

Stray Kids memiliki basis penggemar internasional yang besar dan sangat loyal, menjadikannya sebagai wadah yang sempurna untuk menembus batasan mode Barat.

Pemerintah meluncurkan kompetisi untuk memilih lima perusahaan mode independen, guna mewujudkan visi lintas budaya ini. 

Para desainer yang terpilih akan ditugaskan untuk membuat sepuluh pakaian khusus masing-masing, yang dirancang secara eksplisit untuk memadukan punk-meets-prince aesthetic khas Felix dengan siluet busana tradisional Korea.

Dikutip dari Korea Times, koleksi yang dihasilkan tidak hanya akan dipajang di ruang pameran di Seoul. 

Sebaliknya, kementerian berencana untuk menampilkan editorial fashion kelas atas, di papan reklame elektronik di ibu kota mode global, termasuk New York, Paris, dan Milan, pada akhir tahun ini.

"Dengan ekspansi global konten Korea, minat internasional terhadap pakaian tradisional kita semakin meningkat," kata Jung Hyang Mi, seorang pejabat kebijakan senior di Kementerian Kebudayaan. 

"Proyek ini akan berfungsi sebagai katalis untuk memperkuat hanbok, sebagai konten yang sangat diminati dan dapat dikenakan oleh penggemar di seluruh dunia."

EDITOR: Hanny Suwindari