← Beranda
Musisi Therry Mully Meninggal Dunia, Andien: Sosok Genius
Abdul RahmanKamis, 11 Juni 2026 | 03.50 WIB
Musisi Therry Mully meninggal. (Instagram: massivemusicent)

 

JawaPos.com - Musisi sekaligus komposer Therry Mully meninggal dunia pada Senin (8/6). Kematian musisi yang dikenal publik luas lewat grup musik legendaris Jingga di era 90-an menyisakan duka mendalam bagi keluarga dan para sahabat.

Salah satu yang berduka atas meninggalnya Therry Mully adalah penyanyi Andien. Dia mengungkapkan duka atas meninggalnya Therry Mully melalui unggahan di akun media sosialnya.

"Turut berduka cita atas berpulangnya Mas Therry (grup musik Jingga), he was forever a genius," tulis Andien.

Dia mengenang, pernah membawakan salah satu lagu dari grup musik Jingga berjudul Tentang Aku. Andien mengaku sangat suka dengan lagu yang masuk dalam daftar 150 Lagu Terbaik Sepanjang Masa versi Rolling Stone Indonesia.

Baca Juga: Lama Tak Komunikasi, Betrand Peto Lihat Sarwendah Tidak Seperti yang Dia Kenal

"Aku pernah membawakan lagu Tentang Aku di album Kinanti (2002) yang diproduseri Mas Indra Lesmana dan Aksan Sjuman. Aku cinta sekali lagu itu," aku Andien.

Jauh sebelum itu, Andien sudah sempat berinteraksi dengan Therry Mully saat masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD).

"Dulu, ketika aku masih SD, orang tuaku sempat membuka sebuah restoran di Depok (namanya Diego's Fried Chicken). Pada suatu hari orang tuaku mengundang Jingga sebagai bintang tamunya. Itu pertama kali aku bertemu dengan Mbak Fe & Mas Therry," ungkapnya.

Andien masih ingat betul Therry Mully kala itu bernyanyi sambil memainkan keyboard.

"Mbak Fe nyanyi, mas Therry main keyboard. Aku suka gaya mereka. Aku terpesona, dan sejak saat itu aku officially fans mereka," papar Andien.

Kekaguman Andien terhadap Therry Mully pada masa kecil tidak luntur hingga dia memasuki usia dewasa. Andien justru semakin terkesan saat menyanyikan karya-karyanya.

"Aku rasa nggak berlebihan ketika aku menyatakan diri sebagai fans mereka, karena aku (literally) hafal satu album Jingga. Tentang Aku, hanya salah satunya di antaranya. Lagu-lagu lain yang aku suka adalah: Terakhir, How We Should, Dan Hijau, Aku Dalam Manusia, semuanya!," papar Andien.

"Bahkan lagu Terakhir itu lagu yang paling sering aku senandungkan kalau lagi bengong (Kalau nggak percaya, coba tanya suamiku lol). Kayaknya bagian parirapaparirap lagu itu sudah tertanam dengan baik di alam bawah sadarku," imbuhnya.

Baca Juga: Ini yang Akan Disampaikan Doktif Jika Bertemu Richard Lee dan Istrinya di Pengadilan

Andien menyatakan dirinya akan selalu mengenang karya-karya Therry meski perannya di dunia sudah dicukupkan Tuhan. Almarhum akan tetap abadi lewat karyanya.

"Mungkin bukan kebetulan juga Jingga menjadi nama anakku, karena Jingga adalah bagian dari perjalananku," tandas Andien.

EDITOR: Abdul Rahman