← Beranda
Komentar Syifa Hadju Soal Dosanya Ditanggung El Rumi Menjadi Sorotan
Abdul RahmanSenin, 11 Mei 2026 | 00.08 WIB
El Rumi dan Syifa Hadju di acara lamaran. (istimewa)

 

JawaPos.com - Potongan video yang memperlihatkan Syifa Hadju mengenakan potongan pakaian terbuka dan menyebut dosanya ditanggung sang suami, El Rumi, menjadi sorotan publik luas di media sosial.

Potongan video itu diambil saat El Rumi dan Syifa Hadju menggelar acara syukuran di Bali. Dalam video, terlihat sang ibunda baru sampai dan melakukan cipika cipiki dengan Syifa Hadju.

Melihat penampilannya sangat kontras dengan penampilan sang ibunda, hati kecil Syifa Hadju sepertinya merasa kurang nyaman. Dia pun melontarkan pernyataan spontan yang justru membuat netizen langsung menyorotinya.

"Pakai baju kayak gini nggak apa-apa ya. Kan, dosanya ditanggung suami," ceplos Syifa Hadju.

Baca Juga: Alyssa Daguise Akhirnya Melahirkan Bayi Cantik, Ini Nama Anaknya

Mendengar pernyataan bintang sinetron Mermaid in Love, sang ibunda tidak memberikan pernyataan apa pun. Dia terus fokus bersalaman dengan Maia Estianty dan juga menantunya, El Rumi.

Netizen menganggap pernyataan Syifa Hadju itu berlebihan. Karena tidak selamanya dosa istri menjadi dosa bagi suami.

"Kalau El sudah ngajarin, nyuruh Syifa buat nutup aurat, itu memang dosanya sendiri. Tapi kalau si El nggak ngajarin, dosanya ditanggung El," komentar salah satu netizen.

"Dosa manusia ditanggung sendiri. Tapi kalau istri berdosa, suami ikut berdosa karena tugas suami mendidik istri. Misalnya seperti sholat dan menutup aurat," timpal yang lainnya.

Terlepas dari hal tersebut, apa yang diungkapkan Syifa Hadju dipandang positif oleh sejumlah orang. Bukan soal isi dari pernyataannya, tapi momen itu justru jadi kesempatan untuk menyadarkan publik tentang kewajiban untuk menutup aurat dimana tema ini mulai jarang dibicarakan oleh pendakwah di tengah perkembangan media sosial.

Baca Juga: Alyssa Daguise Melahirkan, Tissa Biani dan Syifa Hadju Kompak Beri Ucapan Selamat

"Nggak apa-apa sebenarnya, dakwah itu memang terasa pahit bagi yang berat menerimanya… Itu menjadi teguran bagi yang lainnya juga," komentar salah satu netizen.

"Padahal ibunya Syifa itu benar loh, tapi kenapa pada hujat," timpal yang lainnya.

EDITOR: Abdul Rahman