JawaPos.com - Awal pekan ini, beberapa foto-foto yang diduga memperlihatkan Haerin dan Hyein NewJeans sedang syuting di Kopenhagen, Denmark.
Dalam foto-foto tersebut, terlihat Haerin dan Hyein yang sedang melihat peralatan syuting profesional di sebuah toko lokal.
Meskipun penampakan awal berfokus pada kedua anggota tersebut, kemudian dikonfirmasi melalui penyelidikan lanjutan bahwa Hanni juga telah bergabung dalam jadwal resmi, yang mengkonfirmasi kehadiran tiga anggota di kota tersebut.
Kembalinya Haerin, Hyein, dan Hanni NewJeans di publik memicu spekulasi tentang kembalinya mereka ke sorotan publik.
Menurut laporan yang dikonfirmasi pada tanggal 14 April 2026, ADOR mengakui bahwa para anggota saat ini sedang mengunjungi ibu kota Denmark bersama staf produksi mereka, seperti yang dikutip dari Soompi.
Pemandangan para anggota yang sedang syuting dengan kamera canggih, telah ditafsirkan oleh penggemar dan orang dalam industri sebagai sinyal dimulainya kembali aktivitas resmi grup tersebut.
Perjalanan ini sangat penting karena merupakan langkah terkoordinasi pertama, sejak para anggota kembali secara bertahap ke ADOR.
Setelah putusan pengadilan yang menegakkan validitas kontrak eksklusif mereka tahun lalu, Haerin dan Hyein secara resmi bergabung kembali dengan label tersebut pada November 2025, diikuti oleh Hanni pada akhir Desember.
Kegiatan profesional kunjungan mereka ke Kopenhagen menunjukkan, bahwa konten visual baru atau video musik mungkin sedang dalam produksi, yang akan meningkatkan kehadiran grup tersebut.
Namun, jalan menuju comeback grup penuh tetap kompleks karena restrukturisasi hukum dan administratif yang sedang berlangsung di ADOR.
Dikutip dari Allkpop, meskipun tiga anggota telah menstabilkan peran mereka, Minji dilaporkan masih terus berdiskusi dengan label mengenai arah karirnya di masa depan dan belum menyelesaikan statusnya.
Di sisi lain, situasi untuk Danielle telah berubah, karena ADOR sebelumnya mengumumkan pemutusan kontrak eksklusifnya dan tidak bisa bergabung dengan NewJeans.
Label tersebut saat ini sedang mengajukan gugatan, senilai 43,1 miliar won atau sekitar Rp496 miliar dalam bentuk denda dan ganti rugi terhadap Danielle, keluarganya, dan mantan CEO Min Hee Jin, yang menyoroti keretakan mendalam yang masih ada dalam kerangka kerja asli grup tersebut.