← Beranda
8 Quotes Film Studio Ghibli yang Penuh dengan Hikmah dan Pelajaran Hidup
Mellyna Putri DiniarSenin, 29 Januari 2024 | 23.36 WIB
Trailer Kiki

 

 

JawaPos.com – Studio Ghibli adalah salah satu studio animasi terbaik di dunia, yang telah menghasilkan lebih dari 20 film berkualitas tinggi. 

Film-film Studio Ghibli tidak hanya memiliki visual yang memukau, dunia yang mempesona, dan karakter yang menyenangkan, tetapi juga memiliki naskah yang mendalam dan menyentuh. 

Film-film produksi Studio Ghibli sering mengirimkan pesan yang menghibur atau merangsang pikiran tentang lingkungan, persahabatan, cinta, dan keluarga. 

Tidak heran, banyak quotes atau kutipan yang penuh dengan hikmah dan pelajaran hidup yang menginspirasi dari film-film Studio Ghibli.

Berikut adalah 8 quotes atau kutipan terbaik dari Studio Ghibli, dilansir dari Collider.com, Senin (29/1).

1. “Kita semua harus menemukan inspirasi kita sendiri. Terkadang itu tidak mudah.” Ursula, Kiki's Delivery Service (1989)

Kiki's Delivery Service (1989) adalah film yang menyenangkan tentang perjalanan seorang gadis muda bernama Kiki, yang pindah ke kota pelabuhan Koriko bersama kucingnya Jiji dan memulai layanan kurir terbang. 

Film ini mengeksplorasi tema pencarian jati diri dan identitas, yang merupakan hal penting dalam proses tumbuh dewasa.

Salah satu aspek penting dari film ini adalah bagaimana film ini menunjukkan tantangan yang dihadapi oleh Kiki, seperti kemandirian, merawat diri sendiri, dan mengatasi masalah remaja. 

Seperti yang dikatakan oleh teman Kiki yang lebih tua, Ursula, semuanya tergantung pada bagaimana kita menerima bahwa hidup tidak selalu mudah, dan itu tidak apa-apa.

Baca Juga: Berikut Quotes dan Kata-Kata Mutiara Hari Pahlawan Nasional, Cocok Untuk Caption di Media Sosial

2. “Cobalah tertawa. Niscaya, apapun yang membuatmu takut akan menghilang.” Tatsuo Kusakabe, My Neighbor Totoro (1988)

My Neighbor Totoro (1988) adalah film yang menghangatkan hati, yang mengisahkan tentang dua gadis yang pindah ke pedesaan untuk dekat dengan ibu mereka yang sakit dan dirawat di rumah sakit. 

Kedua gadis itu kemudian menjalin persahabatan dengan makhluk-makhluk ajaib yang tinggal di dekat rumah mereka, terutama dengan Totoro, sang raja hutan.

Ketika kedua gadis pertama kali masuk ke rumah baru mereka dan mandi bersama, mereka awalnya ketakutan oleh semua Soot Sprite yang ada di dalam rumah. 

Namun, ayah mereka yang baik hati, Tatsuo, mengingatkan mereka bahwa tertawa akan mengusir segala sesuatu yang menakutkan, membuat salah satu momen paling manis di My Neighbor Totoro. Bagian terbaiknya? Tertawa juga bisa membuat kita lebih sehat dan bahagia.

3. “Kamu tidak bisa mengubah nasibmu. Namun kamu bisa bangkit untuk menghadapinya.” Hii-Sama, Princess Mononoke (1997)

Princess Mononoke (1997) adalah film yang epik dan penuh aksi, yang mengisahkan tentang konflik antara manusia dan alam. Film ini mengikuti petualangan seorang pemuda bernama Ashitaka, yang terkena kutukan setelah melindungi desanya dari seekor babi hutan yang menjadi gila. 

Film ini mengeksplorasi tema-tema seperti keseimbangan alam, kekerasan, dan perdamaian, dengan cara yang kompleks dan realistis. 

Salah satu kutipan yang paling mengena dari film ini adalah perkataan Hii-Sama, seorang dukun yang bijaksana, yang memberikan nasihat kepada Ashitaka tentang bagaimana menghadapi takdirnya.

Kutipan tersebut mengajarkan kita untuk tidak menyerah pada keadaan, tetapi berusaha untuk mengatasinya dengan keberanian dan tekad.

Baca Juga: 15 Ucapan Selamat Natal untuk Teman Beda Agama, Wujudkan Sikap Toleransi

4. “Hidup itu menderita. Hidup itu sulit. Dunia ini terkutuk. Tapi tetap saja, kamu menemukan alasan untuk terus hidup.” Leonardo Santamaria, Princess Mononoke (1997)

Ini adalah kutipan lain dari Princess Mononoke, yang juga sangat berkesan dan bermakna. Kutipan ini diucapkan oleh Leonardo Santamaria, seorang biksu yang licik dan cerdik, yang berperan sebagai penghubung antara berbagai pihak yang bertikai. 

Meskipun ia sering berbohong dan berkhianat, ia juga memiliki sisi yang baik dan peduli. Kutipan ini menunjukkan pandangan hidupnya yang pesimis, tetapi juga realistis. 

Ia mengakui bahwa dunia ini penuh dengan kebencian dan kekejaman, tetapi ia juga percaya bahwa ada hal-hal indah dan menakjubkan yang ada di dalamnya. Kutipan ini mengingatkan kita untuk tidak kehilangan harapan, tetapi tetap mencari hal-hal yang membuat hidup kita berharga.

5. “Tidak peduli berapa banyak senjata yang Anda miliki, tidak peduli sehebat apa teknologi Anda, dunia tidak bisa hidup tanpa cinta.” Sheeta, Castle in the Sky (1986). 

Film Castle in the Sky (1986) yang mempesona karya Miyazaki mengisahkan tentang seorang bocah lelaki berusia 13 tahun dan seorang gadis misterius dengan kristal ajaib yang terapung dari langit. Keduanya bersatu dan harus melarikan diri dari bajak laut dan agen asing yang mencari sebuah kastil terapung legendaris.

Mengingat bahwa film tahun 1986 ini mempertanyakan hubungan manusia dengan alam dan peran teknologi, Castle in the Sky tentunya memiliki beberapa kutipan yang menggugah pikiran. 

Ini termasuk sebuah adegan di mana Sheeta menyanyikan sebuah lagu dari rumahnya di lembah Gondo dan menjelaskan bagaimana cinta adalah satu-satunya hal yang tidak bisa ditinggalkan oleh dunia.

Baca Juga: 15 Kutipan Kalimat yang Penuh Makna dan Menyentuh Hati dari Tokoh Terkenal Dunia Untuk Peringati Hari Ibu

6. “Setiap kali seseorang menciptakan sesuatu dengan sepenuh hati, maka ciptaan itu memiliki jiwa.” The Baron, The Cat Returns (2002)

Berlatar di dunia imajiner di mana protagonis, seorang gadis Jepang kecil, pergi ke Kerajaan Kucing dan menyusut sesuai dengan ukuran mereka, The Cat Returns yang memikat adalah salah satu film Ghibli yang paling kurang mendapat perhatian. 

Quote tersebut adalah salah satu kalimat paling berkesan dari The Baron di film yang menyenangkan, magis, aneh, dan eksistensialis ini, terutama karena menyoroti betapa mengharukannya menciptakan sesuatu untuk diri sendiri dan berkomitmen sepenuhnya. 

Meskipun The Cat Returns bertemakan tentang pentingnya kepercayaan diri, ia juga menyoroti tentang penciptaan, kreativitas, dan pencarian tanpa henti untuk membangun sesuatu yang bermakna.

7. “Saya lebih suka menjadi babi daripada seorang fasis.” Porco, Porco Rosso (1992) 

Porco Rosso (1992) karya Hayao Miyazaki menceritakan tentang seorang pilot Angkatan Udara Italia pada Perang Dunia I yang dikutuk menjadi seperti babi berwujud manusia setelah semua teman-temannya tewas dalam pertempuran. 

Salah satu kutipan paling ikonik dari film Porco Rosso adalah “Saya lebih suka menjadi babi daripada fasis,” sebuah kalimat dari Porco Rosso yang mungkin beresonansi dengan banyak penonton. 

Dengan pesan anti-fasis di intinya, kajian karakter yang menarik tetapi aneh dan emosional karya Miyazaki merenungkan tentang tema-tema anti-perang dan norma-norma sosial, menyoroti munculnya fasis di Italia pada saat itu dan menolak kekuasaannya.

8. “Setelah Anda bertemu dengan seseorang, Anda tidak akan pernah benar-benar melupakannya.” Zeniba, Spirited Away (2001) 

Film ini berpusat pada petualangan seorang gadis berusia sepuluh tahun yang memasuki dunia kami, yang juga dikenal sebagai roh-roh dari cerita rakyat Shinto Jepang, saat pindah ke lingkungan baru, Spirited Away mungkin adalah film Studio Ghibli yang paling populer yang pernah dibuat, dan bisa dibilang salah satu film animasi terbaik sepanjang masa.

Salah satu hal yang membuat film tahun 2001 ini menjadi perjalanan yang tak terlupakan adalah naskahnya dan kalimat-kalimat yang ada di dalamnya. Dalam film itu, seorang penyihir bernama Zeniba memberikan penonton sebuah pengingat yang penuh makna: 

“Setelah Anda bertemu dengan seseorang, Anda tidak akan pernah benar-benar melupakannya,” katanya. Kutipan unik ini dengan sempurna menangkap esensi film Ghibli yang memesona.

Itulah 8 quotes atau kutipan dari film-film produksi Studio Ghibli yang penuh jikmah dan pelajaran hidup. Adakah salah satu dari kutipan tersebut yang relate dengan Anda? Jika iya, resapi dan pahami kutipan tersebut untuk memacu Anda menjadi pribadi yang lebih baik lagi!

***

EDITOR: Novia Tri Astuti