JawaPos.com - Harga minyak mentah dunia kompak naik pada perdagangan Rabu (21/10) pagi beredarnya informasi mengenai adanya upaya perdamaian antara Amerika Serikat (AS) dan Iran.
Melansir Investing pada pukul 07:57 WIB, kontrak berjangka minyak mentah Brent naik 0,68 poin atau 0,64 persen ke level 109,54 dolar per barel atau lebih tinggi jika dibandingkan dengan harga yang diperdagangkan Selasa (20/10) pagi sebesar 109,40 dolar per barel.
Sedangkan minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat naik 0,67 poin atau 0,70 persen ke level 98,50 dolar per barel atau lebih tinggi jika dibandingkan dengan harga yang diperdagangkan Selasa (20/10) pagi sebesar 98,44 dolar per barel.
Melansir Bloomberg, Meski perundingan untuk mengakhiri konflik masih berlangsung, seorang diplomat yang terlibat dalam negosiasi mengatakan bahwa laporan mengenai kesepakatan yang hampir tercapai tidak akurat.
Laporan awal yang belum terkonfirmasi mengenai perundingan untuk mengakhiri perang Iran sebelumnya telah menekan harga minyak dari level tertinggi dalam lima bulan terakhir. Harga Brent sempat turun hingga 3,3 persen sebelum memangkas sebagian kerugiannya.
Sementara itu, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa dirinya harus mengambil keputusan akhir mengenai langkah yang akan ditempuh untuk memenangkan konflik tersebut.
Sementara itu, meluasnya konflik di Timur Tengah serta perang antara Rusia dan Ukraina yang mengganggu pasokan energi. Harga produk olahan minyak bahkan naik lebih tajam.
Serangan kembali terhadap kapal tanker dan infrastruktur energi membuat risiko geopolitik tetap tinggi, meskipun arus pengiriman melalui Teluk Persia telah pulih mendekati level sebelum perang.