JawaPos.com - PT Pertamina Patra Niaga, mengandalkan pasokan minyak dari Nusa Tenggara Barat (NTB) guna memaksimalkan penyaluran energi di Nusa Tenggara Timur (NTT) akibat gempa yang terjadi pada Sabtu (15/8).
Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, mengatakan penguatan pasokan dilakukan untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat di Pulau Flores tetap terpenuhi, khususnya di tengah proses pemulihan sejumlah terminal BBM yang terdampak gempa.
“Jadi kita perkuat pasokan di Pulau Flores dari Nusa Tenggara Barat, yaitu dari Bima. Kita pasok menggunakan kapal dan juga mobil tangki yang kita kirim dari Bima ke Labuan Bajo,” ujar Mars Ega saat ditemui di Jakarta, Senin (17/8).
Mars Ega mengatakan, Pertamina Patra Niaga memiliki sembilan terminal BBM di Provinsi NTT. Dari jumlah tersebut, enam terminal BBM masih beroperasi normal, sementara tiga terminal lainnya sedang dalam proses pemulihan.
“Ada tiga yang saat ini sedang kami recovery dan mungkin dalam satu-dua hari ini sudah bisa beroperasi kembali,” ujarnya.
Untuk memastikan kelancaran penyaluran energi selama proses pemulihan, Pertamina melakukan penguatan pasokan melalui Terminal BBM Bima, NTB.
Dukungan tersebut terutama diarahkan untuk memenuhi kebutuhan di wilayah yang terminal BBM-nya masih dalam proses recovery.
“Namun untuk penguatan pasokan atas tiga terminal ini, kami melakukan dukungan pasokan dari terminal BBM di Bima, Nusa Tenggara Barat,” ujarnya.