JawaPos.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, memastikan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor ESDM dapat melebihi target yang telah ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026.
"Insya Allah target PNBP dari sektor Minerba maupun dari Migas di akhir tahun pasti akan lebih. Saya pastikan pasti akan lebih," ujar Bahlil saat ditemui di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (11/8).
Sementara itu, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa, mendorong agar PNBP dari sektor Mineral dan Batu Bara (Minerba) maupun Minyak dan Gas Bumi (Migas) untuk dapat mencapai target ataupun melebihi target.
"Harusnya lebih, kita dorong-dorong Pak Bahlil bisa lebih dari 100 persen," ujar Purbaya.
Sebagaimana diketahui, realisasi PNBP Kementerian ESDM mencapai Rp 96,26 triliun per Juli 2026. Angka ini masih setara 70,69 persen dari target APBN 2026 yang sebesar Rp 136,18 triliun.
Sementara itu, realisasi PNBP secara keseluruhan mencapai Rp 1.459 triliun pada semester pertama 2026. Angka ini setara 46,3 persen dari outlook APBN dan tumbuh 21,4 persen secara tahunan (yoy).
Pendapatan Negara itu terdiri dari Penerimaan Perpajakan sebesar Rp 1.187,8 triliun yang mencakup Penerimaan Pajak Rp 1.035,7 triliun serta Kepabeanan dan Cukai Rp 152,0 triliun. Kemudian ada Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Rp 271,0 triliun dan Penerimaan Hibah Rp 700 miliar.