JawaPos.com - Harga minyak mentah dunia kembali turun pada perdagangan Rabu (24/6) akibat kemajuan perjanjian untuk mengakhiri perang antara Amerika Serikat (AS) dan Iran yang membuat kapal tankir dapat melintasi Selat Hormuz.
Berdasarkan Bloomberg, Kontrak berjangka minyak mentah Brent turun 0,21 persen, menjadi USD 76,42 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat turun 0,51 persen menjadi USD 72,84 per barel.
AS dan Iran sama-sama mengisyaratkan kemajuan awal dalam diskusi untuk mengakhiri perang yang dimulai pada akhir Februari, meskipun pembicaraan lebih lanjut kemungkinan akan berlarut-larut dan klaim yang berbeda telah muncul.
Sementara itu, Iran dan Oman mengatakan mereka mulai mengerjakan pakta untuk administrasi Hormuz, termasuk biaya pengelolaan transit, dengan kekhawatiran bahwa Teheran akan mengenakan biaya.
Selain itu, Senat AS yang dipimpin Partai Republik memberikan suara pada Selasa untuk mengakhiri perang AS dengan Iran, dalam teguran simbolis yang jarang terjadi terhadap Presiden Donald Trump.
Meskipun resolusi tersebut kemungkinan tidak akan memaksa perubahan apa pun dalam strategi pemerintahan, ini merupakan tanda terbaru bahwa Trump kekurangan dukungan domestik untuk upaya tersebut.
Baca Juga: Efek Kesepakatan AS-Iran, Harga Minyak Mentah Kembali Turun
Secara terpisah, data Departemen Energi AS menunjukkan bahwa cadangan minyak mentah dalam Strategic Petroleum Reserve (SPR) Amerika Serikat turun menjadi 331,2 juta barel pekan lalu, level terendah sejak Juni 1983. Penurunan ini terjadi karena pasokan semakin ketat setelah konflik antara Amerika Serikat dan Iran.