JawaPos.com - PT Badak NGL (Badak LNG), anak usaha Subholding Upstream Pertamina, menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 di Jakarta, Senin (8/6). Agenda tersebut dipimpin Komisaris Utama Badak LNG, Daniel S. Purba, dan diikuti jajaran Dewan Komisaris, Komite, Direksi, manajemen perusahaan, serta para pemegang saham.
President Director & CEO Badak LNG, Achmad Khoiruddin, menilai pencapaian pada 2025 merupakan hasil konsistensi perusahaan dalam menjaga keandalan operasi, keselamatan kerja, tata kelola, serta kontribusi kepada masyarakat.
"Capaian ini menjadi bukti bahwa Perusahaan tetap mampu mengoptimalkan aset dan sumber daya yang dimiliki secara aman, andal, efisien, dan berkelanjutan. Ke depan, kami akan terus memperkuat sinergi dengan para pemangku kepentingan untuk menjaga keberlanjutan bisnis ke depan,” ujar Achmad Khoiruddin, dikutip Selasa (16/6).
Sepanjang 2025, Badak LNG mencatatkan performa perusahaan yang melampaui target dengan realisasi Key Performance Indicator (KPI) mencapai 107,16 persen. Meskipun industri menghadapi tantangan berupa berkurangnya pasokan gas dari sektor hulu, perusahaan tetap mampu menjaga kinerja operasional melalui berbagai langkah efisiensi dan optimalisasi fasilitas produksi.
Volume feed gas yang diproses tercatat 14,23 persen lebih tinggi dibanding target yang ditetapkan. Sementara itu, produksi LNG juga berhasil melampaui sasaran dengan capaian 15,83 persen di atas target.
Dari sisi tata kelola, Badak LNG kembali membukukan hasil positif. Penilaian Good Corporate Governance (GCG) Tahun Buku 2025 yang dilakukan lembaga independen menghasilkan skor 95,77 dengan kategori “Sangat Baik”. Nilai tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada pada angka 95,73.
Kinerja keselamatan kerja juga tetap terjaga. Selama 2025 tidak tercatat kasus kecelakaan kerja yang menyebabkan korban jiwa maupun cacat permanen. Dengan capaian tersebut, perusahaan berhasil membukukan 134.609.119 jam kerja aman sejak terjadinya Lost Time Accident terakhir pada 8 Desember 2006.
Di bidang produksi, Badak LNG menghasilkan LNG sebanyak 7.122.857 meter kubik dan LPG sebesar 197.496 meter kubik sepanjang tahun lalu. Kedua capaian tersebut melampaui target yang telah ditetapkan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2025.
Keunggulan operasional juga tercermin dari tingkat ketersediaan kilang (plant availability) yang mencapai 99,77 persen, jauh melampaui rata-rata global sebesar 95,18 persen. Selain itu, efisiensi termal fasilitas produksi atau Plant Thermal Efficiency (PTE) tercatat sebesar 83,34 persen.
Melalui unit bisnisnya, Badak LNG turut mengembangkan layanan jasa teknik dengan mengerjakan Conceptual Study dan pre-FEED untuk proyek Mini LNG Haur Gede serta Mini GTL Karang Makmur di lingkungan Pertamina Hulu Energi. Perusahaan juga menjalankan layanan operasi dan pemeliharaan LNG Filling Station milik PT Pertamina Gas.
Sinergi bisnis terus diperkuat melalui kerja sama dengan sejumlah entitas di lingkungan Pertamina Group, termasuk PT Pertamina Marine Solution, PT Pertamina Power Indonesia, Pertamina Trans Kontinental, Pertamina Patra Niaga, hingga Pelita Air Service untuk mendukung kelancaran operasional perusahaan.
Sepanjang tahun 2025, Badak LNG berhasil mengoleksi 38 penghargaan tingkat nasional dan internasional. Salah satu pencapaian yang menonjol adalah keberhasilan mempertahankan penghargaan PROPER Emas dari Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia selama 15 tahun berturut-turut sejak 2011.
Komitmen terhadap standar internasional juga diperkuat melalui kepemilikan berbagai sertifikasi, seperti ISO 9001, ISO 14001, ISO 45001, ISO 50001, ISO 37001, ISO/IEC 27001, ISO 17025, serta Sertifikat SMK3. Selain itu, Badak LNG memperoleh predikat tertinggi “Hijau Tua” dalam assessment HSSE Management System berbasis SUPREME dari Pertamina.
Di bidang pemberdayaan masyarakat, perusahaan terus menjalankan program Community Involvement and Development (CID) yang mengacu pada pedoman tata kelola SKK Migas. Pada 2025, dana sebesar Rp6,39 miliar direalisasikan untuk berbagai program di sektor pendidikan, lingkungan, ekonomi, infrastruktur, kesehatan, studi, dan penanggulangan bencana.
Dengan berbagai capaian tersebut, Badak LNG optimistis dapat mempertahankan keunggulan operasional, memperkuat tata kelola perusahaan, serta terus berkontribusi dalam mendukung ketahanan energi nasional di tengah percepatan transisi energi global.