JawaPos.com - Harga minyak mentah dunia menunjukan pelemahan pada perdagangan Jumat (12/6), setelah melonjak dalam beberapa hari terakhir. Pergerakan harga tersebut dipengaruhi keputusan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump yang membatalkan rencana menyerang Iran.
Keputusan Trump membatalkan rencana menyerang Iran dalam beberapa jam berhasil meningkatkan harapan akan adanya kesepakatan untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung lebih dari tiga bulan.
Berdasarkan Investing harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun sebesar 1,49 persen menjadi USD 86,40 per barel dan kontrak berjangka Brent turun sebesar 1,36 persen persen menjadi USD 89,12.
Dilansir Reuters, Trump mengatakan bahwa ia membatalkan rencana serangan terhadap Iran karena diskusi telah berkembang ke tingkat tertinggi kepemimpinan Iran dan koalisi luas kekuatan regional. Ia tidak membagikan rincian mengenai poin-poin akhir yang ia klaim telah disetujui oleh koalisi tersebut.
Baca Juga: Pertamina Ungkap Penyebab Pertamax jadi Rp 16.250, Harga Minyak Mentah Dunia Melonjak
Kantor berita semi-resmi Iran, Fars, melaporkan bahwa Teheran belum menyetujui teks kesepakatan apa pun. Trump telah mengklaim berkali-kali bahwa kesepakatan dengan Iran sudah dekat, namun kemudian kembali mengeluarkan ancaman ketika Teheran tidak menyetujui tuntutannya.
Sebelumnya pada hari Kamis, Trump sempat mengancam akan memukul Iran "sangat keras". Meskipun demikian, sumber-sumber Iran dan pejabat Barat mengatakan bahwa pembicaraan tidak langsung untuk kesepakatan damai pendahuluan telah meningkat.