JawaPos.com - Menteri Keuangan Suahasil Nazara diminta mempertimbangkan keberlangsungan industri dan kepastian lapangan kerja, dalam kebijakan fiskalnya.
Salah satunya terkait dengan kebijakan pajak dan cukai, yang diharapkan tidak hanya berorientasi pada penerimaan negara.
Hal itu disampaikan oleh Federasi Serikat Pekerja Rokok Tembakau Makanan Minuman–Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSP RTMM-SPSI).
Ketua Umum PP FSP RTMM-SPSI, Henry Wardana Tirtawiguna mengatakan, beberapa sektor seperti tembakau, makanan, dan minuman terkait erat dengan penyerapan tenaga kerja serta rantai pasok di berbagai daerah.
Baca Juga: Soal Pengembalian Restitusi Pajak, Menkeu Minta DJP Tingkatkan Komunikasi ke Wajib Pajak
"Karena itu, setiap kebijakan fiskal yang berdampak terhadap sektor tersebut perlu mempertimbangkan konsekuensinya terhadap keberlangsungan produksi dan lapangan pekerjaan," , dalam keterangannya, Sabtu (19/9).
Henry mengatakan, stabilitas kebijakan penting agar industri memiliki ruang untuk menyusun rencana usaha, mempertahankan kegiatan produksi, dan menjaga penyerapan tenaga kerja.
"Kami juga berharap pemerintah dapat mengedepankan prinsip kepastian usaha dan kepastian kerja dalam merumuskan kebijakan fiskal, khususnya kebijakan pajak, cukai, maupun pungutan yang memiliki dampak terhadap sektor industri," ungkapnya.
Di samping itu, kata dia, kebijakan fiskal yang telah memberikan kepastian bagi industri dapat terus dipertahankan, khususnya yang terkait pada perpajakan dan cukai.
Kebijakan ini penting agar industri dapat menyusun rencana usaha dengan lebih pasti, menjaga kegiatan produksi, dan pada akhirnya mempertahankan lapangan pekerjaan.
Baca Juga: 3 Menkeu dalam 2 Tahun, CORE Indonesia Ungkap Kekhawatiran Pasar dan Nasib APBN
"Jika industri dapat tumbuh secara berkelanjutan, lapangan kerja terjaga, dan daya beli masyarakat tetap kuat, maka aktivitas ekonomi dan basis penerimaan negara juga dapat berkembang," ujarnya.
Henry juga mengapresiasi kebijakan yang telah ditempuh menkeu sebelumnya, Purbaya Yudhi Sadewa.
Terutama yang memberikan ruang bagi dunia usaha untuk tetap menjalankan produksi dan menjaga penyerapan tenaga kerja.
"Kami berharap kebijakan-kebijakan yang sudah berjalan dapat mendorong pertumbuhan perekonomian dan keberlanjutan industri, termasuk penyerapan tenaga kerja," tukasnya.
Baca Juga: Menkeu Suahasil Diminta Intensifkan Dialog Dengan Pemda, Pahami Kebutuhan Daerah