JawaPos.com - Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) menggratiskan ongkos kirim (ongkir) bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Bagi masyarakat yang ingin menyalurkan bantuan menggunakan armada Kapal PELNI, tidak perlu khawatir terbebani biaya kirim.
Kepala Cabang PELNI Surabaya, Roni Abdullah, menyampaikan bahwa kebijakan pengiriman gratis ini berlaku untuk tarif muatan kapal PELNI selama masa tanggap darurat bencana gempa bumi di NTT.
“Program ini berbentuk diskon 100 persen untuk tarif muatan kapal PELNI yang difasilitasi Kementerian Perhubungan. Ini bisa digunakan masyarakat yang ingin menyalurkan bantuannya," tutur Roni, Senin (24/8).
Baca Juga: Gempa Susulan Terus Terjadi, Guru dan Murid di NTT Belum Siap Lanjut Proses Belajar-Mengajar
Untuk pengiriman bantuan kemanusiaan berikutnya dari Surabaya, PELNI menyiapkan KM Tidar yang dijadwalkan bertolak pada 30 Agustus 2026 pukul 15.00 WIB dengan rute Surabaya - Makassar - Bau-Bau - Maumere.
Sejumlah armada kapal penumpang juga disiagakan PELNI dan Pelindo untuk mengirim bantuan ke NTT.
Di antaranya KM Awu, KM Gunung Dempo, KM Bukit Siguntang, KM Lambelu, KM Tilongkabila, dan KM Wilis.
"Fasilitas pengiriman gratis 100% ini masih terus dibuka tanpa batas waktu yang ditentukan, menyesuaikan dengan kebutuhan tanggap darurat di lapangan dan arahan selanjutnya dari Pemerintah," imbuhnya.
Selain memberikan fasilitas pengiriman gratis, PELNI bersama Pelindo dan KSOP membuka posko bersama di Terminal Gapura Surya Nusantara, Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.
Baca Juga: Permudah Korban Gempa Urus Dokumen, Kemendagri Boyong Tim dan Teknologi ke NTT
"Melihat tingginya antusiasme masyarakat, lembaga, dan instansi di Jawa Timur dalam menyalurkan bantuan, kami bersama Pelindo dan KSOP mendirikan Posko Bersama Penerimaan Logistik Bencana," terang Roni.
Posko tersebut telah beroperasi sejak 16 Agustus 2026 sebagai pusat pengumpulan logistik sebelum dikirim menggunakan kapal penumpang PELNI.
Fasilitas serupa juga tersedia di Jakarta dan Makassar untuk menampung bantuan kemanusiaan dari masyarakat.
Jenis bantuan yang menjadi prioritas untuk disalurkan kepada warga terdampak bencana NTT, meliputi bahan pokok (sembako), tenda pengungsian, matras, obat-obatan, perlengkapan bayi, serta air mineral.
"PELNI dan Pelindo mengimbau masyarakat, swasta, instansi yang ingin menyalurkan bantuan untuk dapat memanfaatkan fasilitas posko bersama serta armada kapal yang telah disiagakan," pungkas Roni.
Baca Juga: Presiden Prabowo Perintahkan 6 Pesawat TNI AU Angkut Logistik dan Pompa Air ke NTT dan Kalimantan