← Beranda
IHSG Hari Ini Berpotensi Menguat ke Level 6.544, Simak Rekomendasi Saham MNC Sekuritas
Djati Waluyo• Senin, 10 Agustus 2026 | 15.17 WIB
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (7/8/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan menguat pada perdagangan Senin (10/8), setelah ditutup terkoreksi sebesar 1,04 persen ke level 6,409 pada perdagangan Jumat (7/8).

MNC Sekuritas dalam risetnya memperkirakan posisi IHSG sedang berada pada bagian awal dari wave v dari wave (c) dari wave [iv], hal tersebut berarti IHSG berpeluang menguat dengan target 6,440-6,544. Namun investor perlu mencermati akan adanya potensi pembalikan arah dalam jangka pendek ke rentang 6,371-6,390.

Adapun level support IHSG berada di 6,319, 6,021. Sementara itu, level resistance berada di 6,454 dan 6,599.

Baca Juga: PSSI Minta Maaf Usai Timnas Indonesia Gagal di Piala AFF 2026

MNC Sekuritas memberikan sejumlah rekomendasi saham yang dinilai menarik untuk dicermati pada perdagangan hari ini, yakni PT Bakrie Capital Indonesia Tbk (BULL), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Multipolar Tbk (MLPL), dan PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG).

MNC Sekuritas merekomendasikan strategi Trading Buy untuk saham PT Bakrie Capital Indonesia Tbk (BULL). Saham BULL menguat 1,33 persen ke level 456 dan disertai dengan tingginya volume pembelian. Selama masih mampu berada di atas level 422 sebagai area stop loss, MNC Sekuritas memperkirakan posisi BULL saat ini sedang berada pada bagian dari wave 3 dari wave (C).

Investor dapat melakukan Trading Buy pada kisaran 444-456, dengan target harga 494 hingga 520 dan stop loss di bawah 422.

Sementara itu, saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) direkomendasikan dengan strategi Buy on Weakness. Saham BUMI menguat 4,47 persen ke level 187 dan disertai dengan volume pembelian. MNC Sekuritas memperkirakan posisi BUMI saat ini sedang berada pada bagian dari wave [v] dari wave C.

Baca Juga: Rupiah Hari Ini Berpotensi Melemah ke Rp 18.020 per USD, Sentimen The Fed Jadi Pemicu

Investor dapat melakukan Buy on Weakness pada kisaran 175-184, dengan target harga 194 hingga 210 dan stop loss di bawah 166.

Untuk saham PT Multipolar Tbk (MLPL), MNC Sekuritas juga merekomendasikan strategi Buy on Weakness. Saham MLPL menguat 5,21 persen ke level 101 dan disertai peningkatan volume pembelian. Selama masih mampu berada di atas level 94 sebagai area stop loss, MNC Sekuritas memperkirakan posisi MLPL saat ini sedang berada pada bagian dari wave 5 dari wave (1).

Investor dapat melakukan Buy on Weakness pada kisaran 97-99, dengan target harga 108 hingga 113 dan stop loss di bawah 94.

Selain itu, saham PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) juga direkomendasikan dengan strategi Buy on Weakness. Saham SRTG menguat 2,54 persen ke level 1.820 dan disertai dengan peningkatan volume pembelian. MNC Sekuritas memperkirakan posisi SRTG saat ini sedang berada pada bagian dari wave (v) dari wave [i].

Investor dapat melakukan Buy on Weakness pada kisaran 1.785-1.810, dengan target harga 1.855 hingga 1.965 dan stop loss di bawah 1.755.

EDITOR: Bintang Pradewo