Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan bahwa sektor kesehatan memiliki pertumbuhan yang stabil di atas rata-rata pertumbuhan ekonomi nasional.
"Di mata saya, bisnis alat kesehatan Indonesia ordenya sekitar Rp200 triliun sampai Rp210 triliun, baik impor maupun produksi dalam negeri. Sektor ini tumbuh sekitar 5 persen, bahkan secara historis seringkali tumbuh 6-7 persen di saat nasional tumbuh 5 persen," ujar Budi dalam sambutannya," Rabu (5/8).
Budi menekankan bahwa Presiden Prabowo Subianto menargetkan pertumbuhan ekonomi di angka 8 persen. Untuk mencapai hal tersebut, ia mendorong industri alkes tidak hanya menjadi importir, tetapi mulai membangun kekuatan produksi di dalam negeri. Hal ini bertujuan agar produk domestik bruto (GDP) dan penyerapan tenaga kerja terjadi di Indonesia, bukan di luar negeri.
"Kita ingin pertumbuhan dan penyerapan tenaga kerja maksimal terjadi di dalam negeri," tegasnya.
Baca Juga: Pertemukan Pelaku Industri, Krista Exhibitions Gelar 4 Pameran di JIExpo Kemayoran
Menjawab peluang tersebut, pameran Indo Healthcare Gakeslab Expo telah menjadi platform strategis yang mempertemukan pelaku industri alat kesehatan, laboratorium, serta layanan kesehatan dari berbagai negara untuk menampilkan inovasi, teknologi terkini, dan solusi kesehatan yang mendukung peningkatan kualitas pelayanan medis.
Tahun ini, pameran tersebut menghadirkan 60 perusahaan lokal dan internasional dari sembilan negara, yaitu China, Singapura, Korea Selatan, India, Indonesia, Jepang, Jerman, Malaysia, dan Pakistan.
Para pengunjung selama tiga hari penyelenggaraan dapat menjelajahi beragam produk dan teknologi terkini di bidang alat kesehatan, laboratorium, diagnostik, serta berbagai solusi pendukung layanan kesehatan yang terus berkembang pesat.
Produk-produk yang dipamerkan mencakup alat diagnostik presisi, peralatan laboratorium canggih, perangkat medis berteknologi tinggi, hingga inovasi berbasis digital yang mendukung telemedicine dan layanan kesehatan jarak jauh.
CEO Krista Exhibitions Group, Daud D. Salim, mengungkapkan bahwa IndoHealthcare Gakeslab Expo 2026, merupakan bukti nyata komitmen Krista Exhibitions Group dalam menghadirkan platform bisnis dan kolaborasi yang menyatukan seluruh pemangku kepentingan di industri alat kesehatan, mulai dari produsen, distributor, regulator, hingga penyedia layanan kesehatan.
"Melalui beragam program edukatif yang kami selenggarakan, kami berharap pameran ini dapat mempercepat transfer teknologi, memperluas jejaring bisnis, serta mendorong lahirnya inovasi yang mendukung kemandirian dan daya saing industri alat kesehatan Indonesia di pasar global," jelas Daud D Salim dalam sambutannya.
Selain sebagai ajang pameran, Indo Healthcare Gakeslab Expo 2026 juga menyelenggarakan rangkaian program edukatif yang komprehensif, meliputi seminar, talkshow, presentasi industri, dan workshop. Program ini dirancang untuk mempertemukan para regulator, akademisi, tenaga kesehatan, praktisi, serta pelaku industri dalam satu wadah kolaborasi guna berbagi pengetahuan, pengalaman, dan perkembangan teknologi kesehatan terkini.
"IndoHealthcare Gakeslab Expo 2026 juga menghadirkan bakti sosial pemeriksaan gigi gratis di booth Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), serta talkshow PDGI yang dilanjutkan dengan webinar dan diikuti sekitar 170 dokter gigi untuk memperoleh Satuan Kredit Profesi (SKP)," ujarnya.
Rangkaian acara turut dilengkapi sesi Home of Authentic Shaolin Traumatology bersama Dr. Anthony Toh dari Singapura serta presentasi ilmiah dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran yang membahas inovasi dan perkembangan terkini di bidang kesehatan.
Sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan bisnis dan memperluas akses pasar, IndoHealthcare Gakeslab Expo 2026 ini juga menghadirkan business matching dan hosted buyers.
Program ini dirancang untuk memfasilitasi pertemuan bisnis yang terarah antara produsen, distributor, dan pemilik merek dengan jaringan ritel modern, sehingga membuka peluang terciptanya kemitraan strategis, perluasan distribusi produk, serta pengembangan pasar yang berkelanjutan.
Melalui penyelenggaraan pameran dan rangkaian program edukatif tersebut, IndoHealthcare Gakeslab Expo 2026 diharapkan menjadi wadah strategis untuk memperluas wawasan, memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan, serta mendorong inovasi, daya saing, dan keberlanjutan industri alat kesehatan nasional.
"Pameran ini juga menjadi momentum penting untuk mempercepat adopsi teknologi kesehatan terkini, mendukung transformasi sistem kesehatan di Indonesia, sekaligus membuka peluang investasi dan kemitraan bisnis yang lebih luas bagi industri alat kesehatan di masa depan," ungkapnya.
IndoHealthcare Gakeslab Expo 2026 turut mengundang para pelaku industri, tenaga kesehatan, institusi pelayanan kesehatan, investor, akademisi, serta masyarakat untuk menghadiri Indo Healthcare Gakeslab Expo 2026 yang akan diselenggarakan pada 5-7 Agustus 2026 di JlExpo Kemayoran, Jakarta.
Melalui penyelenggaraan pameran ini, para pengunjung akan memperoleh kesempatan untuk mengeksplorasi berbagai inovasi dan teknologi alat kesehatan terkini, mengikuti rangkaian seminar dan forum ilmiah, serta membangun jejaring bisnis dan kemitraan strategis yang berkontribusi terhadap kemajuan industri alat kesehatan Indonesia.
Pengunjung dapat melakukan registrasi secara online melalui tautan berikut: https://register.kristaonline.com/visitor/indohealthcareexpo.