← Beranda
Siap-siap Cuan! IHSG Diprediksi Lanjut Hijau, Ini Menu Saham Pilihan 16 Juli
Djati WaluyoKamis, 16 Juli 2026 | 15.05 WIB
Karyawan berada di dekat layar pergerakan IHSG di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa (7/7/2026). Indeks harga saham gabungan (IHSG) ditutup menguat 1,19% ke posisi 5.986,50. Sepanjang hari, indeks diperdagangkan pada level 5.987,01—5.890,44. Sebanyak 450 saham menguat, 222 melemah, dan 289 saham stagnan. FOTO: SALMAN TOYIBI/JAWA POS

JawaPos.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan masih berpeluang melanjutkan penguatannya pada perdagangan Kamis (16/7), setelah ditutup menguat tipis sebesar 0,04 persen ke level 6,041 pada perdagangan Rabu (15/7).

MNC Sekuritas dalam risetnya memperkirakan posisi IHSG saat ini sedang berada pada bagian dari wave (c) dari wave [iv] pada pola triangle, sehingga IHSG berpeluang menguat menguji 6,137-6,254. Cermati area koreksi terdekat yang diperkirakan berada di 5,974-6,020.

Adapun level support IHSG berada di 5,839 dan 5,607. Sementara itu, level resistance berada di 6,286 dan 6,599.

Baca Juga: Komjak Minta Jaksa Profesional Tangani Perkara Febrie Adriansyah Meski Mantan Bosnya

MNC Sekuritas memberikan sejumlah rekomendasi saham yang dinilai menarik untuk dicermati, yakni PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Buana Lintas Lautan Tbk (BULL), PT Bumi Resouces Tbk (BUMI), dan PT Timah Tbk (TINS).

Saham BBRI diperkirakan masih berada dalam tekanan jual meski mampu bertahan di atas level MA20. Posisinya saat ini diperkirakan sedang berada pada awal wave [c] dari wave 4.

Investor disarankan melakukan Buy if Break di level 2.890 dengan target harga 2.990 hingga 3.120. Adapun batas stop loss berada di bawah level 2.730.

Sementara itu, untuk saham BULL, MNC Sekuritas merekomendasikan strategi Trading Buy. Saham BULL diperkirakan masih berada pada bagian dari wave [C] dari wave {B} setelah terkoreksi disertai tekanan jual. Namun, pergerakannya masih belum mampu menembus level MA200.

Investor dapat melakukan Trading Buy pada kisaran 334–352 dengan target harga 404 hingga 472 dan stop loss di bawah level 326.

Baca Juga: Pengamat Prediksi Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dollar AS akan Kembali Melemah pada Perdagangan Hari Ini

Untuk saham BUMI, MNC Sekuritas menyarankan strategi Buy on Weakness. Meski mengalami koreksi dan diwarnai tekanan jual, pergerakan BUMI masih mampu bertahan di atas MA20. Posisinya saat ini diperkirakan berada pada bagian dari wave C dari wave (A).

Investor disarankan melakukan Buy on Weakness pada rentang 140–146 dengan target harga 162 hingga 180, serta menerapkan stop loss di bawah level 136.

Adapun untuk saham TINS, MNC Sekuritas merekomendasikan strategi Buy on Weakness. Saham TINS diperkirakan masih didominasi volume pembelian meski mulai mengecil dan pergerakannya tetap berada di atas MA20. Saat ini, posisi TINS diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave 3 dari wave (C).

Investor dapat melakukan Buy on Weakness pada kisaran 3.390–3.470 dengan target harga 3.650 hingga 3.900, serta menerapkan stop loss di bawah level 3.260.

EDITOR: Bintang Pradewo