← Beranda
Prabowo Ungkap Alasan Gagas Kopdes Merah Putih, Tak Ingin Warga Kesulitan Kebutuhan Pangan
Muhammad RidwanSenin, 13 Juli 2026 | 04.11 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto. (YouTube Setpres)

 

JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan alasan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Ia mengaku gagasan tersebut telah lama ia pikirkan, jauh sebelum menjabat sebagai kepala negara.

Ide tersebut, kata Prabowo, lahir dari pengalaman yang ia alami ketika masih berdinas sebagai prajurit TNI di berbagai wilayah pedesaan. Saat bertugas di pelosok, Prabowo mengaku menyaksikan secara langsung kehidupan masyarakat yang dipenuhi keterbatasan.

Ia melihat banyak warga kesulitan memenuhi kebutuhan pangan, bahkan pernah menyaksikan adanya korban meninggal dunia akibat kelaparan. Pengalaman itu membentuk keyakinannya bahwa pembangunan desa harus menjadi prioritas.

"Dari situ, saya lihat kita harus menjaga, kita harus memelihara kemampuan kita di desa-desa. Indonesia merdeka, perang kemerdekaan kita, kekuatan kita, ada di desa-desa," kata Prabowo dalam Puncak Peringatan Hari Koperasi ke-79 Tahun 2026, Minggu (12/7).

Selain persoalan kemiskinan, Prabowo juga menyoroti kondisi masyarakat berpenghasilan rendah yang kerap terjebak utang karena pendapatan mereka tidak menentu. Kebutuhan mendesak, seperti biaya pendidikan maupun pengobatan, sering kali memaksa mereka mencari pinjaman, termasuk kepada rentenir dengan bunga tinggi akibat minimnya literasi keuangan.

Ia menilai situasi tersebut semakin diperparah oleh ketimpangan akses pembiayaan. Di satu sisi, pelaku usaha dapat memperoleh restrukturisasi atau penghapusan utang dari perbankan, sedangkan masyarakat kecil tidak memiliki kesempatan serupa.

Karena itu, Prabowo menegaskan perlunya koperasi simpan pinjam di setiap desa agar warga memperoleh akses pinjaman dengan bunga yang terjangkau.

"Tidak ada jalan. Rakyat kita harus bisa mendapat kesempatan pinjam uang dengan bunga yang murah. Jawabannya adalah harus ada koperasi simpan pinjam di setiap desa di seluruh Republik Indonesia," ucap dia.

Prabowo mengatakan, berbagai pengalaman tersebut menjadi dasar lahirnya program KDKMP yang kini dijalankan pemerintah. Selain meningkatkan kesejahteraan masyarakat, koperasi juga diharapkan menjadi jalur distribusi berbagai barang bersubsidi agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.

"Hampir semua barang-barang subsidi bisa kita salurkan melalui kooperasi supaya tidak diselewengkan. Karena banyak barang subsidi diselewengkan tidak sampai ke rakyat," jelas Prabowo.

Ia menambahkan, pemerintah sengaja mempercepat pelaksanaan program tersebut karena menilai persoalan yang dihadapi masyarakat tidak bisa diselesaikan dengan langkah-langkah biasa.

"Itu latar belakang Koperasi Merah Putih. Kemudian kita mulai rapat, kita mulai susun, kita mulai merencanakan. Kita bisa laksanakan dengan cara-cara biasa, tapi rakyat yang susah, tidak dalam keadaan biasa. Mereka memerlukan tindakan cepat dan tidak bisa kita lakukan dengan cara-cara biasa," pungkasnya.

EDITOR: Estu Suryowati