JawaPos.com - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) buka suara terkait pengunduran diri Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero), Daud Joseph setelah menjabat selama 3 bulan.
“Danantara Indonesia telah menerima surat pengunduran diri Direktur Utama PT Pos Indonesia pada hari Seni:n (29/6),” ujar Managing Director Stakeholders Management & Communications Danantara Indonesia, Rohan Hafas dalam keterangan yang diterima, Jumat (3/7).
Rohan mengatakan dalam jabatanya selama 3 bulan Daud ditugaskan untuk memimpin proses pembenahan PT Pos Indonesia. Daud ditugaskan untuk melakukan reformasi melalui due diligence menyeluruh terhadap kondisi keuangan, operasional, tata kelola, dan organisasi perusahaan.
Baca Juga: Anggaran MBG Bakal Dipotong, Menkeu: Bisa Rp 270 triliun, Mungkin Turun Lagi ke Level Lebih rendah
Lanjutnya, ia menjelaskan bahwa pengunduran Daud terjadi karena perusahaan membutuhkan figur pemimpin yang lebih cocok untuk memimpin agenda transformasi berikutnya dari PT Pos, maka dari itu Daud mengajukan pengunduran diri.
“Menurut beliau, kompleksitas persoalan yang dihadapi serta agenda restrukturisasi ke depan membutuhkan expertise yang lebih spesifik untuk memimpin fase transformasi berikutnya,” ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, PT Pos Indonesia (Persero), buka suara terkait dengan pengunduran diri Direktur Utama (Dirut) Daud Joseph setelah menjabat selama tiga bulan.
Corporate Secretary PT Pos Indonesia, Iwan Gunawan, mengatakan pengunduran diri yang dilakukan Dirut adalah murni dari keinginan dan pertimbangan pribadi yang bersangkutan.
Baca Juga: Teknologi ChromaLuxe Bawa Pengalaman Baru di Dunia Cetak, Visual Lebih Hidup dan Imersif
"PT Pos Indonesia (Persero) mengumumkan bahwa Direktur Utama, Daud Joseph telah menyampaikan permintaan pengunduran diri dari jabatannya pada tanggal 2 Juli 2026. Alasan pengunduran diri adalah murni dari keinginan dan pertimbangan pribadi yang bersangkutan," ujar Iwan dalam keterangan yang diterima, Kamis (2/7).
Iwan mengatakan, perusahaan menghormati keputusan tersebut serta menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi, pengabdian, dan kontribusi yang telah diberikan selama memimpin perusahaan.
Ia memastikan bahwa perusahaan akan melakukan proses transisi kepemimpinan akan dilaksanakan sesuai dengan tata kelola yang berlaku.
"Selama proses tersebut berlangsung, PT Pos Indonesia memastikan kegiatan operasional perusahaan tetap berjalan dan tidak mengganggu proses layanan kepada seluruh stakeholder," ujarnya.