JawaPos.com - Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, menggelontorkan stimulus insentif untuk pengusaha tempe dan tahu dalam bentuk diskon produk kedelai sebesar Rp 2.000 per kilogram (kg).
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan, pemerintah menggelontorkan dana melalui program stabilisasi harga pasokan pangan (SPHP) khususnya untuk produk kedelai.
"Untuk perajin tahu dan tempe untuk dijaga subsidi sebesar Rp 2.000 per kilogram dengan target kuota 250.000 ton," ujar Airlangga dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Senin (22/6).
Airlangga mengatakan, subsidi tersebut akan diberikan bila harga kedelai berada diatas harga acuan pembelian. Adapun, harga acuan pembelian kedelai di tingkat petani (produsen) yang ditetapkan oleh pemerintah adalah Rp 10.775 per kg, sedangkan harga acuan penjualan kedelai di tingkat konsumen adalah Rp 11.400 per kg.
Baca Juga: Gejolak Timur Tengah Makin Berdampak ke Dapur Emak-emak, Ukuran Tempe Mengecil
Lanjutnya, pemerintah juga memberikan bantuan beras sebesar 10 kilogram untuk 33,24 juta penerima selama 3 bulan dimulai pada Juli 2026 dengan perkiraan anggaran sebesar Rp 17,54 triliun.
Ia menegaskan, untuk insentif terkait tersebut Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian telah melakukan koordinasi dengan Kementerian Koordinator Bidang Pangan guna melakukan stabilisasi pangan nasional.
"Ini sudah dirapatkan dengan Menko Pangan, dan Menko Pangan sudah bersurat ke tempat kami di Menko Perekonomian dan ini kami sudah bahas secara lintas kementerian dan juga sudah mendapatkan arahan dari Bapak Presiden," ucapnya.