← Beranda
Dukung Futurepreneur Lab 2026, Bantu Masa Depan Ekosistem Startup Indonesia
Shafa Nadia• Rabu, 17 Juni 2026 | 22.13 WIB
Futurepreneur Lab 2026 membantu startup tahap awal, mengubah inovasi menjadi produk yang diakui pasar dan membuka peluang investasi. (Istimewa)

Investor dan Founder of WU Hub Charles Lee menuturkan, Futurepreneur Lab merupakan jawaban dari tantangan ekosistem inovasi Indonesia. Pasalnya, banyak hasil riset dan inovasi mahasiswa yang berhenti di tahap pembangunan.

Padahal, produk buatan mahasiswa lokal tidak kalah inovatif dan punya potensi besar jika dikembangkan dengan matang. Namun, keterbatasan akses, modal, fasilitas hingga kesempatan seringkali menjadi penghambat terbesar.

Baca Juga: Didi Riyadi Comeback Main Film Takkan Kubiarkan Kau Menangis, Dituntut Berdialog Bahasa Jawa-Inggris

“Investor kan juga butuh bukti permintaan pasar yang lebih kuat sebelum memberikan pendanaan awal. Nah, adanya program ini membuat saya optimis dengan masa depan ekosistem startup Indonesia,” tutur Charles di Jakarta Pusat.

Dari ratusan peserta, Futurepreneur Lab 2026 telah menyaring 20 startup dari 20 universitas unggulan di Indonesia. Mereka akan mengikuti rangkaian akselerasi dan validasi pasar selama program berlangsung.

Marketing Manager Khong Guan Tenne Gunawan menjelaskan, puluhan startup tersebut terdiri dari beberapa bidang. “Ada sektor kreatif, perikanan, pertanian, logistik, Artificial Intelligence (AI), dan sustainability,” papar Tenne Gunawan.

Baca Juga: Impor Daging dan Susu Masih Tinggi, Dirjen PKH Kementan: Inpres P2SDN Segera Terbit

Puncak acara Futurepreneur Lab 2026 akan digelar dengan tajuk Investment Day pada Oktober mendatang. Puluhan peserta bakal dipertemukan dengan para juri, investor, dan mitra strategis.

“Jadi, nanti mereka harus menunjukkan hasil validasi pasar yang sudah diperoleh sebagai bukti kesiapan mereka ke depannya,” jelas dia.

Dia mengungkapkan, salah satu juri yang dihadirkan adalah Cinta Laura. Selebritis keturunan Jerman itu dipilih lantaran memiliki kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan dan keberlangsungan bumi.

“Selain itu, Cinta juga punya daya tarik yang kuat bagi para generasi muda,” ujar dia.

Selain Khong Guan, Futurepreneur Lab 2026 juga didukung oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI, serta berbagai mitra strategis seperti Spark dan Taka Lab. Kolaborasi tersebut didasari dengan visi yang sama, yaitu memperkuat ekosistem inovasi dan kewirausahaan generasi muda Indonesia.

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah