← Beranda
Perkuat Integrasi Layanan Asuransi dan Pengembangan Digital Perluas Perlindungan bagi Masyarakat
AntaraJumat, 5 Juni 2026 | 01.08 WIB
Plt Direktur Utama Inhealth Marihot H Tambunan (kanan). (Antara)

 

JawaPos.com - PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia (Inhealth) memperkuat integrasi layanan asuransi melalui sinergi produk, layanan, serta pengembangan digital dengan induk usaha IFG Life guna memperluas perlindungan bagi masyarakat.

Direktur Kepatuhan merangkap Pelaksana Tugas Direktur Utama Inhealth Marihot H Tambunan mengatakan, penguatan sinergi dilakukan sebagai bagian dari IFG Life dalam struktur holding BUMN asuransi, penjaminan, dan investasi, Indonesia Financial Group (IFG).

"Kami terus memperkuat sinergi dan bergerak maju bersama IFG dan IFG Life untuk memperkuat fondasi layanan sebagai penyedia asuransi jiwa dan kesehatan," kata Marihot dilansir dari Antara.

Baca Juga: Diterpa Isu Mundur dari Jabatan Menkeu, Ini Jawaban Purbaya

Dia menjelaskan, kolaborasi yang telah dilakukan antara lain penguatan layanan digital melalui aplikasi One by IFG sejak 2025 serta pengembangan produk asuransi bersama (PAB). Integrasi tersebut juga diarahkan untuk memperkuat pengelolaan risiko, optimalisasi portofolio, serta menghadirkan layanan perlindungan yang lebih komprehensif sesuai kebutuhan masyarakat.

Sebagai bagian dari penguatan sinergi dalam grup usaha, kata Marihot, perusahaan asuransi yang dimiliki IFG dan Bank Mandiri ini juga melakukan penyelarasan identitas visual perusahaan pada seluruh jaringan kantor di Indonesia. Namun demikian, perubahan branding tersebut tidak mengubah status hukum perusahaan maupun produk dan layanan yang diberikan kepada nasabah.

"Selama lebih dari 17 tahun, Inhealth telah hadir sebagai asuransi kesehatan pilihan utama dan terpercaya," ujar Marihot.

Baca Juga: IHSG Tertekan ke Level 5.890, Ekonom INDEF Sebut Pasar Sedang dalam Fase Risk-Off

Sementara itu, Direktur Keuangan merangkap Pelaksana Tugas Direktur Utama IFG Life Ryan Diastana Firman mengatakan, integrasi antara IFG Life dan Inhealth diharapkan dapat memperkuat ekosistem perlindungan yang lebih relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Menurut dia, sinergi kedua perusahaan didukung jaringan lebih dari 8.000 mitra provider yang terdiri atas rumah sakit, klinik, laboratorium, dan apotek di berbagai wilayah Indonesia hingga luar negeri.

"Sinergi ini diharapkan mendorong ekosistem perlindungan yang semakin relevan dengan kebutuhan masyarakat dengan dukungan lebih dari 8.000 mitra provider Inhealth di berbagai wilayah Indonesia hingga luar negeri," kata Ryan.

Berdasar data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) pada triwulan I 2026, yang dikutip keterangan resmi Inhealth, perusahaan asuransi itu tercatat sebagai perusahaan dengan pangsa pasar terbesar di segmen asuransi kesehatan kumpulan. Saat ini, Inhealth melayani lebih dari 1,7 juta peserta di berbagai wilayah Indonesia.

Melalui penguatan sinergi dengan IFG Life, perusahaan menargetkan peningkatan kualitas layanan dan perluasan akses perlindungan kesehatan bagi masyarakat melalui dukungan jaringan provider yang tersebar di wilayah pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur hingga Papua, dan luar negeri khususnya Singapura.

Sepanjang 2025, IFG Life dan Inhealth telah membayar klaim dan manfaat asuransi dengan total nilai Rp 10,7 triliun kepada lebih dari 1,1 juta peserta. Rinciannya, IFG Life telah membayar klaim dan manfaat asuransi sebesar Rp 6,3 triliun, sementara Inhealth telah membayar klaim dan manfaat asuransi sebesar Rp 4,4 triliun.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Yakin IHSG akan Berbalik Menguat: karena Fondasi Ekonomi Bagus

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah