← Beranda
Ratusan Pengemudi Ojol Diberangkatkan Umrah usai Catat Kinerja Tertinggi
Rian AlfiantoMinggu, 31 Mei 2026 | 02.34 WIB
CEO Grab Indonesia Neneng Goenadi. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

 

JawaPos.com - Sebanyak 105 mitra pengemudi ojek online dari berbagai daerah di Indonesia diberangkatkan umrah secara bertahap sepanjang 2026. Program ini diberikan kepada pengemudi ojol dengan capaian performa tertinggi, mulai dari jumlah order, tingkat penyelesaian perjalanan, hingga konsistensi jam kerja selama periode kompetisi berlangsung.

Program tersebut diumumkan menjelang Iduladha 1447 Hijriah dan menjadi bagian dari pola apresiasi perusahaan platform transportasi digital kepada mitra pengemudi di tengah sorotan terhadap kesejahteraan pekerja sektor gig economy. Sebagian penerima berasal dari kota-kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, dan Makassar. Pengemudi dari wilayah operasional kecil seperti Kupang, Sorong, hingga Manokwari juga masuk dalam daftar penerima karena sistem penilaian dibagi berdasarkan klaster wilayah operasional.

CEO Grab Indonesia Neneng Goenadi mengatakan, apresiasi kepada mitra pengemudi tidak hanya diberikan dalam bentuk finansial, tetapi juga melalui dukungan yang dianggap memiliki makna personal dan spiritual.

Baca Juga: Pegadaian Salurkan Lebih dari 900 Hewan Kurban ke Seluruh Indonesia Pada Idul Adha 1447 H

“Kami percaya bahwa dukungan untuk Mitra Pengemudi dapat hadir dalam berbagai bentuk. Setiap hari, Mitra Pengemudi menempuh perjalanan, mengantarkan penumpang, makanan, dan barang, sekaligus membawa nilai kebaikan dalam setiap interaksinya,” ujar Neneng melalui keterangannya.

Menurut dia, program umrah tersebut menjadi bagian dari skema dukungan yang sebelumnya juga mencakup Bonus Hari Raya (BHR) untuk ratusan ribu mitra pengemudi pada momen Idul Fitri 2026.

“Program BERKAH adalah cara kami untuk mengapresiasi perjalanan tersebut. Melalui program ini, kami ingin menghadirkan tanda kasih sebagai wujud terima kasih yang tulus kepada para Mitra Pengemudi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga mendedikasikan hidupnya untuk membantu dan menginspirasi sesama,” kata Neneng Goenadi.

Baca Juga: Penumpang Whoosh Meningkat 15 Persen di Long Weekend Hari Lahir Pancasila, Diproyeksi Tembus 20 Ribu Orang Hari Ini

Program umrah ini berlangsung melalui kompetisi yang digelar pada 1 April hingga 15 Mei 2026. Pengemudi roda dua maupun roda empat mengikuti penilaian berdasarkan sejumlah indikator, seperti jumlah order, hari aktif, jam online, dan tingkat penyelesaian perjalanan.

Jumlah order menjadi indikator utama dalam menentukan pemenang. Skema klaster diterapkan agar pengemudi di kota kecil tetap memiliki peluang yang sama dengan pengemudi di kota besar. Penyesuaian target dilakukan berdasarkan kondisi operasional di masing-masing daerah.

Perusahaan menyebut pendekatan tersebut dilakukan untuk menjaga pemerataan kesempatan di tengah perbedaan tingkat permintaan layanan antarwilayah. Menariknya, sejumlah penerima program berasal dari latar belakang yang beragam.

Salah satunya Fatmasari atau Mpok Fika, pengemudi perempuan yang juga dikenal aktif sebagai relawan juru bahasa isyarat dalam komunitas mitra tuli. Ada pula pengemudi yang tetap bekerja meski memiliki keterbatasan fisik, hingga mitra yang aktif membangun komunitas sosial untuk membantu warga prasejahtera dan pedagang kecil.

“Saya sangat senang dan bersyukur atas program BERKAH dari Grab. Sebelumnya, saya tidak pernah membayangkan dapat berangkat ke Tanah Suci dan menjalankan ibadah umrah,” ujar Fatmasari.

“Kesempatan ini menjadi motivasi bagi saya untuk semakin semangat narik dan menerima order, sekaligus menjadi pengingat untuk terus beribadah lebih baik lagi,” lanjut dia.

Baca Juga: Dewan Bisnis RI–Prancis Resmi Dibentuk, Hasilkan 4 Kesepakatan Baru di Sektor Energi hingga Perdagangan

Keberangkatan para pengemudi akan dilakukan secara bertahap sepanjang 2026 dengan menyesuaikan arahan Kementerian Agama RI, otoritas Arab Saudi, serta kondisi perjalanan ibadah umrah. Selama perjalanan ibadah, peserta akan didampingi muthawif dan mitra travel resmi yang telah ditunjuk penyelenggara.

Sebelumnya, perusahaan juga memperkenalkan sejumlah program dukungan lain, mulai dari akses BPJS Ketenagakerjaan hingga pelatihan keterampilan bagi mitra pengemudi. CEO Grab Indonesia Neneng Goenadi mengatakan, perusahaan ingin memastikan pertumbuhan ekonomi digital turut berdampak pada kehidupan mitra dan keluarganya.

“Dedikasi dan kerja keras kalian dihargai dan kami akan terus menemani perjalanan kalian,” kata Neneng.

Baca Juga: Prabowo Bentuk Komite Kereta Cepat Whoosh, Menko AHY Ditunjuk Jadi Ketua

EDITOR: Latu Ratri Mubyarsah