← Beranda
Pemerintah Bakal Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih di Jateng dan Jatim
R. Nurul Fitriana PutriJumat, 15 Mei 2026 | 05.00 WIB
Menteri Koperasi Ferry Juliantono saat mengecek salah satu Koperasi Merah Putih (Dok. Kemenkop)

 

JawaPos.com – Pemerintah akan segera meresmikan sebanyak 1.062 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Adapun secara simbolis peresmian operasional akan dilakukan di wilayah Nganjuk, Jawa Timur.

"Tahap pertama peresmian operasionalisasi KDMKP di provinsi Jateng dan Jatim ini akan dilakukan sebanyak 1.061 unit dimana simbolisasi peresmian yang akan dilakukan di KDKMP di wilayah Nganjuk Jawa Timur," kata Menteri Koperasi Ferry Juliantono dalam keterangan resmi, Kamis (14/5).

Keputusan tersebut sebagaimana disampaikan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) bertema “Kolaborasi Nasional Untuk Percepatan Implementasi Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP)” di Jakarta, belum lama ini.

Ferry menjelaskan hingga Rabu (13/5), sebanyak 37.327 unit Koperasi Merah Putih telah dan sedang dibangun di seluruh Indonesia. Dari jumlah tersebut, sebanyak 8.927 unit telah rampung 100 persen, termasuk pembangunan gerai, gudang, dan sarana pendukung lainnya.

Lebih lanjut, Ferry mengungkapkab bahwa keberhasilan program Koperasi Merah Putih tidak hanya diukur dari berdirinya bangunan atau legalitas badan hukum. Menurutnya, koperasi harus benar-benar mampu menjalankan fungsi ekonomi di tingkat desa dan kelurahan.

“Keberhasilan KDKMP ini bukan sekadar badan hukum atau bangunan, tapi harus berfungsi menjual kebutuhan pokok, menyerap hasil produksi masyarakat, dan menyalurkan program pemerintah pusat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ferry mengungkapkan pemerintah juga tengah menyiapkan Instruksi Presiden (Inpres) sebagai payung hukum operasionalisasi KDKMP.

Draft Inpres tersebut telah disampaikan kepada Kementerian Sekretariat Negara dan akan mengatur percepatan operasionalisasi koperasi yang melibatkan berbagai kementerian dan lembaga.

“Poin-poinnya berisi tentang model bisnisnya, tentang rekrutmen SDM untuk operasionalisasinya, kemudian sistem informasi manajemen dan lain sebagainya,” ungkapnya.

Terakhir, Ferry mengaku optimistis, apabila target 83 ribu KDKMP dapat beroperasi optimal, Indonesia akan menjadi negara dengan koperasi desa terbesar dan terbanyak yang sukses beroperasi di dunia. Menurutnya, Presiden menilai program ini sebagai tonggak penting pembangunan ekonomi kerakyatan nasional.

“Keberadaan KDKMP ini diharapkan dapat memainkan peranan penting dalam upaya menciptakan simpul perekonomian di desa-desa atau kelurahan. Bahkan secara agregat diharapkan koperasi dapat menjadi lembaga ekonomi utama yang berpengaruh besar terhadap pertumbuhan ekonomi secara nasional,” tukasnya.

EDITOR: Estu Suryowati