JawaPos.com-Brand sepatu lokal Stradenine memastikan tidak terlibat dengan proyek pengadaan sepatu untuk siswa Sekolah Rakyat (SR) di bawah Kementerian Sosial (Kemensos).
JawaPos.com- Brand sepatu lokal Stradenine memastikan tidak terlibat dengan proyek pengadaan sepatu untuk siswa Sekolah Rakyat (SR) di bawah Kementerian Sosial (Kemensos).
Pernyataan itu disampaikan di tengah ramainya pembengkakan anggaran pengadaan. Harga sepatu Stradenine disebut mencapai Rp 700 ribu per pasang padahal asli hanya Rp 179 ribu.
Stradenine mengakui foto sepatu yang beredar memang produk mereka. Sepatu itu memiliki harga Rp 179.900 per pasang, jauh dari angka ratusan ribu yang ramai dibahas.
“Foto produk yang beredar di pemberitaan memang merupakan salah satu artikel kami, dengan harga Rp 179.900,” tulis pihak Stradenine dalam akun Instagram resminya, dikutip Selasa (5/5).
Namun, mereka menegaskan tidak memiliki keterlibatan dalam pengadaan sepatu untuk Sekolah Rakyat. Stradenine menyatakan tidak menerima pesanan langsung untuk program Presiden Prabowo itu. ’’Stradenine tidak pernah terlibat, mengetahui, atau menerima pesanan secara langsung dalam pengadaan sepatu yang sedang diberitakan,” lanjut keterangan itu.
Brand asal Surabaya itu menekankan komitmennya sebagai merek lokal yang menawarkan harga terjangkau. Produk sepatu Stradenine dijual di kisaran Rp 100 ribu hingga Rp 300 ribu per pasang.
Baca Juga: Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Rp 27 Miliar jadi Sorotan, KPK Ingatkan Potensi Rawan Korupsi
Stradenine menambahkan bahwa hingga saat ini, lebih dari satu juta pasang sepatu mereka telah digunakan di berbagai wilayah Indonesia. "Semua sepatu Stradenine dapat dimiliki dengan harga dari Rp 100.000-an sampai dengan Rp 300.000-an per pasang," tutup pengumuman itu. (*)