← Beranda
Rekrutmen 30.000 Manajer Koperasi Merah Putih: Gaji sesuai UMR Daerah?
Ryandi ZahdomoSabtu, 18 April 2026 | 22.51 WIB
Warga berbelanja di salah satu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Melawai di Jakarta, Selasa (7/4/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos)

JawaPos.com - Banyak calon pelamar yang bertanya-tanya, berapa sebenarnya besaran gaji manajer Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih? Antusiasme publik melonjak seiring dibukanya rekrutmen besar-besaran untuk 30.000 posisi manajer di seluruh Indonesia.

Pertanyaan mengenai apakah gaji yang ditawarkan sesuai dengan Upah Minimum Regional (UMR) menjadi topik paling hangat. Mengingat posisi ini akan dikelola langsung oleh BUMN, yakni PT Agrinas Pangan Nusantara, ekspektasi pelamar terhadap paket kompensasi tentu cukup tinggi.

Bocoran Gaji Manajer Kopdes Merah Putih

Hingga saat ini, pemerintah belum merilis angka nominal pasti mengenai gaji manajer Kopdes. Namun, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), memberikan sinyal bahwa skema pengupahan nantinya akan berbasis pada jenjang pendidikan pelamar.

"Gajinya nanti disesuaikan, karena kan ada D3, D4, S1. Kita tidak sampai menentukan detail nominalnya," ujar Zulhas.

Meski angka resmi belum ketok palu, banyak pengamat memprediksi gaji manajer akan berada pada level yang kompetitif. Jika merujuk pada gaji standar Manajer, angka yang beredar bisa bervariasi dari Rp7.500.000 hingga Rp50 juta, tentu dengan mempertimbangkan pengalaman dan skala operasional perusahaan.

Namun, jika nantinya merujuk pada besaran Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026, DKI Jakarta menempati UMP tertinggi nasional, dengan nominal Rp 5.729.87. Sementara itu, wilayah dengan UMP terendah yaitu Jawa Barat dengan nominal Rp 2.317.601.


Apa Itu Program Kopdes Merah Putih?

Program ini merupakan inisiatif strategis Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ekonomi desa. Berbeda dengan koperasi konvensional, Kopdes Merah Putih dirancang sebagai penggerak utama ekonomi lokal yang mengelola berbagai sektor, mulai dari toko sembako, apotek, hingga unit logistik untuk petani dan nelayan.

Zulhas menegaskan bahwa proses seleksi ini berlangsung transparan dan tidak dipungut biaya. Ia juga memperingatkan masyarakat agar waspada terhadap oknum yang mencoba memanfaatkan situasi.

Mengenai sistem seleksi, Zulhas menjamin objektivitas. "Jadi, tidak ada jalur khusus, tidak ada orang yang mengatur secara pribadi, dan tidak ada pihak tertentu yang menjamin seseorang diterima," ucapnya.

"Jika ada orang yang meminta uang, lalu menjanjikan lulus, itu berarti mereka sedang menipu dan berbohong," tambahnya.

Syarat Daftar dan Link Pendaftaran

Bagi Anda yang berminat, pendaftaran resmi telah dibuka sejak 15 April 2026 hingga 24 April 2026. Jabatan manajer ini terbuka bagi lulusan D3 dengan IPK minimal 2,75 dan usia maksimal 35 tahun.

Mereka yang lolos nantinya akan bekerja dengan sistem Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) selama dua tahun. Zulhas mengajak seluruh putra-putri terbaik bangsa untuk ikut berpartisipasi memajukan desa melalui program ini. 

"Negara memanggil saudara-saudara semuanya untuk hadir di desa, di kelurahan," tuturnya.

Untuk mendaftar, pastikan Anda mengakses portal resmi di https://phtc.panselnas.go.id. Siapkan dokumen persyaratan sedini mungkin, karena seleksi administrasi akan langsung dilakukan setelah penutupan pendaftaran.

 

EDITOR: Estu Suryowati