← Beranda
6 Kebiasaan Ini Membuat Anda Gemuk dan Naik Berat Badan Tanpa Disadari
Rabbany Wanadriani• Senin, 10 Maret 2025 | 16.26 WIB
ilustrasi orang gemuk./Freepik

JawaPos.com – Meski konsumsi minuman pelangsing dan berolahraga secara teratur, hasil penurunan berat badan dapat tidak sesuai harapan karena beberapa kebiasaan buruk.

Beberapa kebiasaan ini dapat mengganggu metabolisme, meningkatkan keinginan makan, dan berkontribusi pada penumpukan lemak tanpa Anda sadari.

Dilansir Times of India, berikut enam kebiasaan tetapi sering diabaikan yang memengaruhi berat badan dan membuat gemuk.

Baca Juga: Laga Semen Padang vs Persib Bandung, Pertaruhan Poin dan Reputasi di Stadion Haji Agus Salim

  1. Melewatkan sarapan

Tidak sarapan dapat memperlambat metabolisme dan menyebabkan peningkatan rasa lapar di kemudian waktu.

Hal ini sering kali mengakibatkan makan berlebihan, terutama makanan berkalori tinggi.

Sarapan yang seimbang bantu menjaga kadar gula darah dan mencegah keinginan makan berlebihan.

  1. Makan terlalu cepat

Saat makan terlalu cepat, otak tidak mendapat cukup waktu untuk memberi sinyal kenyang, yang menyebabkan makan berlebihan.

Baca Juga: Resep Udang Tahu Masak Cepat ala Chef Rudy, Menu Sat Set untuk Buka Puasa dan Sahur

Meluangkan waktu untuk mengunyah makanan dengan benar dan makan perlahan dapat meningkatkan pencernaan dan bantu mengontrol porsi.

  1. Mengonsumsi minuman manis

Soft drink, kopi beraroma, dan jus buah kemasan mengandung gula yang meningkatkan asupan kalori.

Minuman ini menyebabkan lonjakan gula darah cepat, yang menyebabkan penyimpanan lemak.

Menggantinya dengan air putih, teh herbal, atau kopi hitam dapat bantu mengelola berat badan secara efektif.

  1. Mengemil tanpa berpikir

Makan sambil menonton TV atau bermain ponsel dapat menyebabkan konsumsi berlebihan karena Anda tidak sepenuhnya menyadari berapa banyak makanan yang masuk ke mulut.

Berlatih makan dengan penuh kesadaran dan konsumsi camilan sehat dapat mencegah asupan kalori berlebih.

  1. Kurang tidur

Kurang tidur mengganggu hormon lapar, membuat Anda menginginkan makanan yang tidak sehat.

Kurang tidur dikaitkan dengan peningkatan nafsu makan dan risiko obesitas yang lebih tinggi.

Mendapatkan 7–9 jam tidur berkualitas sangat penting untuk metabolisme yang sehat.

  1. Stres kronis

Tingkat stres yang tinggi memicu pelepasan kortisol, hormon yang meningkatkan nafsu makan dan mendorong penyimpanan lemak, terutama di sekitar perut.

Mengelola stres melalui olahraga, meditasi, dan teknik relaksasi dapat menjaga berat badan yang sehat.

EDITOR: Hanny Suwindari