← Beranda
GoTo Buka Suara Usai Didepak dari Indeks MSCI, Ungkap Alasan dan Kinerja Keuangan
Djati WaluyoJumat, 14 Agustus 2026 | 03.34 WIB
Dari kiri Head of Corporate Affairs GoTo Financial (GTF) Audrey Petriny.

 

JawaPos.com - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) resmi dikeluarkan dari MSCI Global Standard Index dalam hasil August 2026 Index Review. Keputusan tersebut akan berlaku setelah penutupan perdagangan 31 Agustus 2026 atau efektif mulai 1 September 2026.

Head of Corporate Affairs GoTo, Audrey Petriny, mengatakan keputusan tersebut murni bersifat teknis, menyusul harga saham GoTo yang berada di level terendah Rp 50 dan diikuti dengan volume perdagangan yang rendah dan tidak disebabkan oleh kinerja Perseroan.

“Kami memperhatikan keputusan MSCI terkait eksklusi GoTo dari indeks sahamnya, dan kami menyadari bahwa ini merupakan kabar yang kurang menyenangkan bagi banyak pemegang saham kami,” ujar Audrey dalam keterangan yang diterima, Kamis (13/8).

Audrey mengatakan, kinerja GoTo pada kuartal II 2026 mencatatkan laba bersih dua kuartal berturut-turut, dengan laba bersih mencapai Rp 252 miliar dan pendapatan bersih sebesar Rp 5,7 triliun.

Baca Juga: Kasus Tantangan Hafalan Surah Berhadiah Miras, Polda Metro Jaya Tetapkan 4 Tersangka

Selain itu, EBITDA Grup yang disesuaikan juga meningkat hingga menembus angka Rp 1 triliun untuk pertama kalinya dan tetap on-track untuk mencapai pedoman kinerja tahunan kami dengan EBITDA Grup yang disesuaikan Rp 3,2 triliun hingga Rp 3,4 triliun.

Ia menyebut, keputusan peninjauan indeks dilakukan secara berkala dan kami akan terus menjalin dialog aktif dengan MSCI.

“Kami akan tetap fokus mengelola bisnis untuk menciptakan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, MSCI mengeluarkan 10 saham Indonesia dalam pengumumannya hari ini. Perubahan tersebut berlaku efektif mulai penutupan perdagangan 31 Agustus 2026.

Dimana, pada Global Standard Indexes, MSCI mengeluarkan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). Sementara PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) turun kasta dari MSCI Global Standard Indexes ke MSCI Global Small Cap Indexes.

Kemudian pada MSCI Global Small Cap Indexes, terdapat sembilan saham Indonesia yang dikeluarkan yakni PT Bank Jago Tbk (ARTO), PT Bukalapak.com Tbk (BUKA), PT ESSA Industries Indonesia Tbk (ESSA), PT MD Intertainment Tbk (FILM), dan PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL).

Pada klasifikasi Global Small Cap Indexes, MSCI juga mengeluarkan PT MNC Tourism Indonesia Tbk (KPIG), PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU), PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR), dan PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI).

 

EDITOR: Sabik Aji Taufan