← Beranda
Disiapkan Jadi Percontohan, Jasa Marga Tingkatkan Fasilitas Rest Area 88 Tol Cipularang
Sabik Aji TaufanJumat, 24 Juli 2026 | 02.23 WIB
Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono bersama Kepala Badan Pengelola (BP) BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria. (Jasa Marga)

 

JawaPos.com - PT Jasa Marga (Persero) meningkatkan fasilitas di Travoy Rest KM 88A dan Travoy Rest KM 88B Jalan Tol Cikampek-Purwakarta-Padalarang (Cipularang). Langkah ini untuk meningkatkan pelayanan bagi pengguna jalan tol.

Hal itu disampaikan Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono saat mendampingi Kepala Badan Pengelola (BP) BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia Dony Oskaria meninjau rest area tersebut.

Rivan mengatakan, pembaharuan meliputi rejuvenasi rest area hingga penguatan fungsi JMTC sebagai pusat kendali operasional berbasis teknologi. Perbaikan ini sejalan dengan visi perusahaan yang Ingin menjadikan rest area sebagai tempat istirahat sekaligus destinasi wisata.

Sejumlah transformasi layanan Travoy Rest KM 88A dan B Jalan Tol Cipularang terlihat dari rejuvenasi dan penambahan jumlah toilet, penyediaan fasilitas yang semakin lengkap dan berkualitas, ruang terbuka yang ramah lingkungan, penambahan titik Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), hingga penguatan peran UMKM lokal. 

Baca Juga: Cara Buka Rekening Simpanan Pelajar, Ajari Anak Bijak Atur Duit sejak Dini!

"Transformasi pada Travoy Rest KM 88A Jalan Tol Cipularang dimulai dengan membenahi fasilitas esensial rest area sebagai prioritas utama. Travoy Rest ini ini kami siapkan menjadi showcase untuk pengembangan rest area ke depannya yang fokus pada peningkatan pelayanan pengguna jalan," ujar Rivan, Kamis (23/7).

Pada Travoy Rest KM 88B Jalan Tol Cipularang, transformasi berfokus pada peningkatkan peran dan kualitas UMKM lokal. Berbagai produk khas Nusantara dihadirkan untuk memberikan pengalaman kuliner yang lebih beragam kepada pengguna jalan.

Perusahaan BUMN ini juga menerapkan sistem pengelolaan sampah terpadu yang mencakup pemilahan sejak sumber, pengumpulan, pemrosesan, hingga pemanfaatan kembali hasil olahan sampah menjadi pupuk organik. Seluruh proses tersebut dikembangkan melalui konsep showcase waste management.

Dalam transformasi layanan digital, Jasa Marga terus mengoptimalkan JMTC sebagai The Eye of Toll Road. Pusat kendali operasional terintegrasi ini memantau seluruh jaringan jalan tol Jasa Marga selama 24 jam secara real-time untuk mendukung pengambilan keputusan yang cepat, tepat, dan responsif terhadap dinamika lalu lintas.

Sistem ini didukung lebih dari 3.500 CCTV, Traffic Counting System, Variable Message Sign (VMS), Speed Camera, Weigh in Motion (WIM), radar lalu lintas, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), serta analisis big data. JMTC mampu memantau pergerakan sekitar 3,5 juta kendaraan setiap hari sekaligus mempercepat koordinasi penanganan kondisi darurat, rekayasa lalu lintas, dan penyampaian informasi secara akurat kepada pengguna jalan.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Indonesia Dony Oskaria Dony menyampaikan, pelayanan kepada masyarakat harus terus ditingkatkan. Penggunaan teknologi bisa dimaksimalkan untuk mempercepat respon terhadap kondisi yang terjadi.

Baca Juga: Jual Kartu SIM yang Sudah Diregistrasi? ATSI Ungkap Retailer Terancam Sanksi dari Operator Seluler

“Teknologi juga harus mampu menyediakan informasi perjalanan yang akurat agar masyarakat dapat mengetahui kondisi lalu lintas dan memperkirakan waktu tempuh perjalanan. Dalam perjalanan tersebut, peningkatan kualitas rest area penting sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari layanan jalan tol karena pengguna jalan berhak memperoleh layanan yang baik dan fasilitas istirahat yang aman dan nyaman,” ujar Dony.

EDITOR: Sabik Aji Taufan