← Beranda
Cetak Laba Rp 2,93 T, Bukit Asam Tebar Dividen Rp 114 per Saham
Djati WaluyoJumat, 12 Juni 2026 | 06.00 WIB
PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA). (PTBA)

 

JawaPos.com - Pemegang saham PT Bukit Asam Tbk (PTBA), menyetujui pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025 sebesar Rp 1,32 triliun atau setara 45 persen dari total laba yang didapat atau dividend payout ratio (DPR).

Dengan adanya keputusan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Kamis (11/6), maka nonimal dividen yang diberikan PTBA berada pada kisaran Rp 114 per lembar saham. Mengacu harga penutupan pasar pada Kamis (11/6) di level Rp 2.630 per saham, maka yield dividen PTBA ada di kisaran 4,33 persen.

Dalam RUPST tersebut, pemegang saham membahas dan menyetujui tujuh mata acara, termasuk atas penggunaan laba bersih Perseroan Tahun Buku 2025. Adapun laba bersih yang dibukukan PTBA pada periode tersebut sebesar Rp2,93 Triliun.

Corporate Secretary PTBA, Eko Prayitno, mengatakan sisa laba bersih sebesar Rp1,61 triliun atau 55 persen ditetapkan sebagai saldo laba ditahan guna mendukung pengembangan usaha dan menjaga keberlanjutan bisnis Perseroan.

Baca Juga: Bakom: Program Kopdes Merah Putih Berpotensi Hemat Belanja Rumah Tangga hingga Rp33 Triliun per Tahun

“Berdasarkan hasil keputusan RUPST Tahun Buku 2025, para pemegang saham menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp1,32 triliun atau 45 persen dari total laba bersih Perseroan tahun 2025,” tulis Eko dalam keterangan tertulis yang diterima, Kamis (11/6).

Eko mengatakan, seluruh keputusan yang dihasilkan dalam RUPST mencerminkan komitmen Perseroan untuk menjaga keseimbangan antara pemberian nilai tambah kepada pemegang saham, penguatan struktur permodalan, dan keberlanjutan pengembangan usaha.

"Di tengah dinamika industri pertambangan dan energi, PTBA terus berupaya menjaga kinerja operasional yang optimal, meningkatkan efisiensi, memperkuat hilirisasi batu bara, serta mengembangkan berbagai inisiatif bisnis yang mendukung pertumbuhan berkelanjutan dan penciptaan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan," ujarnya.

Sepanjang tahun 2025, PTBA membukukan pendapatan sebesar Rp42,65 triliun. Kinerja tersebut didukung oleh penjualan ekspor yang berkontribusi sebesar 46% dan domestik sebesar 54%. Lima negara tujuan ekspor terbesar PTBA adalah Bangladesh, India, Vietnam, Korea Selatan, dan Filipina.

Dari sisi posisi keuangan, total aset Perseroan pada 31 Desember 2025 mencapai Rp43,92 triliun, meningkat 5% dibandingkan posisi akhir tahun 2024 sebesar Rp41,79 triliun. Peningkatan tersebut terutama didorong oleh kenaikan aset tidak lancar sebesar 12% atau sekitar Rp3,12 triliun.

RUPST juga menyetujui perubahan susunan pengurus Perseroan sebagai berikut.

Dewan Komisaris:

Komisaris Utama : Ida Bagus Putu Dunia
Komisaris Independen : Dewi Hanggraeni
Komisaris Independen : Suko Hartono
Komisaris : Dalu Agung Darmawan
Komisaris : Zaelani
Komisaris : Ferial Martifauzi
Komisaris : Lana Saria

Dewan Direksi

Direktur Utama : Bambang Ismawan
Direktur Operasi dan Produksi : Ilham Yacob
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko : Una Lindasari
Direktur Sumber Daya Manusia dan Transformasi Korporasi: Hennita Sitepu
Direktur Hilirisasi dan Diversifikasi Produk : Turino Yulianto
Direktur Komersial dan Supply Chain : Mochammad Rifqi Hari Muji

 

EDITOR: Sabik Aji Taufan