← Beranda
PSIM Yogyakarta Buka Store di YIA, Siap jadi Oleh-oleh Khas Kota Gudeg
Andre Rizal HanafiSelasa, 14 April 2026 | 22.14 WIB
Manajemen PSIM Yogyakarta mengambil langkah strategis dengan membuka toko resmi di kawasan Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo. (ileague)

JawaPos.com - Manajemen PSIM Yogyakarta mengambil langkah strategis dengan membuka toko resmi di kawasan Bandara Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo. Peresmian PSIM Store tersebut telah dilakukan pada Kamis (9/4) pekan lalu, sebagai bagian dari upaya klub memperluas jangkauan brand sekaligus memperkuat identitas sebagai kebanggaan masyarakat Yogyakarta.

Kehadiran PSIM Store di bandara menjadi langkah yang cukup menarik. Lokasinya yang berada di pintu masuk utama wisatawan diharapkan mampu memperkenalkan PSIM kepada publik yang lebih luas, tidak hanya suporter lokal tetapi juga para pelancong dari berbagai daerah.

Peresmian toko ini turut dihadiri jajaran manajemen PSIM bersama perwakilan Angkasa Pura. Kolaborasi kedua pihak dinilai memberikan nilai tambah, baik bagi klub maupun ekosistem bandara sebagai ruang publik yang strategis.

Direktur Utama PSIM, Yuliana Tasno, mengatakan bahwa pembukaan toko ini merupakan hasil kerja sama yang solid dari berbagai pihak. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Angkasa Pura atas dukungan yang diberikan selama proses persiapan hingga peresmian.

Menurutnya, PSIM bukan sekadar klub sepak bola, tetapi juga bagian dari identitas masyarakat Yogyakarta. Oleh karena itu, kehadiran store di YIA diharapkan menjadi simbol kebanggaan sekaligus kedekatan antara klub dengan masyarakat.

“PSIM ini milik warga Yogyakarta. Kehadiran store ini menjadi simbol keterlibatan dan kebanggaan terhadap PSIM,” ujar Yuliana dikutip dari ileague.id, Selasa (14/4).

Sementara itu, Manager Commercial & Sponsorship PSIM, Halifa Difa, menjelaskan bahwa pembukaan gerai ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang klub dalam membangun ekosistem bisnis yang berkelanjutan.

Ia menilai bandara sebagai lokasi yang tepat karena menjadi titik temu banyak orang dari berbagai latar belakang.

Halifa menambahkan, kerja sama dengan pihak bandara menjadi langkah penting dalam memperluas pemasaran serta meningkatkan nilai komersial klub. Dengan adanya store ini, PSIM memiliki peluang lebih besar untuk menjangkau pasar baru.

Tak hanya sebagai sarana penjualan merchandise, PSIM Store juga diharapkan bisa menjadi bagian dari pengalaman wisata di Yogyakarta.

Produk-produk resmi klub dirancang agar dapat menjadi cinderamata khas yang bisa dibawa pulang oleh para pengunjung.

“Harapannya, PSIM bisa menjadi salah satu representasi atau oleh-oleh kebanggaan bagi para wisatawan yang datang ke Yogyakarta,” jelas Halifa.

Dengan langkah ini, PSIM menunjukkan keseriusannya dalam mengembangkan sisi bisnis klub tanpa meninggalkan kedekatan dengan para pendukungnya. Kehadiran store di YIA pun menjadi bukti bahwa klub terus beradaptasi dengan perkembangan industri olah raga modern.

EDITOR: Estu Suryowati