Ketika JawaPos.com mencoba fasilitas tersebut, Grab Car Protect menyediakan partisi antara driver dengan penumpang. Salah satu driver, Sungkowo Adi mengungkapkan bahwa partisi pelindung yang disiapkan pihak Grab sangat membantu mobilitasnya.
“Partisi pelindung nggak hanya membantu driver dan penumpang, tapi juga membuat rasa aman antar penumpang,” ujar Sungkowo pada Kamis (26/11).
Kendati sudah memiliki partisi pelindung, namun tetap saja driver grab car mendapatkan tantangn lain. Yakni, jika partisi tersebut rusak. Kejadian itu dialami Sungkowo saat mendapat penumpang yang beserta dengan anak-anak. Ternyata partisi tersebut dirusak oleh bocah tersebut. Sayangnya, Sungkowo tidak bisa mendapatkan ganti rugi dari penumpang.
“Abis turun, tiba-tiba saya sadar kalau partisinya rusak. Kan saya nggak bisa ngejar penumpangnya. Jadi saya foto dan mengajukan ganti,” imbuh dia.
Demi menjaga sterilisasi, partisi tersebut selalu diganti. Armada pun diproses dengan deep clean. “Lalu tiap hari sebelum berangkat dan setelah penumpang turun, kami semprot supaya sehat,” ujarnya.
Kebijakan Grab Indonesia yang melengkapi armada GrabCar Protect dengan partisi pelindung juga diapresiasi oleh driver lainnya, Muhammad Gufron. “Lebih aman. Saya deep clean tiap seminggu sekali. Tiap selesai trip, kami semprot seluruh bagian mobil,” tukasnya.