← Beranda
BMKG: Peringatan Dini Gelombang Tinggi hingga 4 Meter di Perairan Jatim
Dadang Kurnia• Senin, 28 September 2026 | 22.14 WIB
Ilustrasi Gelombang Tinggi di laut. (Muhamad Nurman/ANTARA)

 

 

JawaPos.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Perak Surabaya mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang tinggi yang mengancam sejumlah wilayah perairan di provinsi Jawa Timur.

Peringatan resmi bernomor e.B/ME.01.02/PDGT/519/MPrk.II/IX/2026 ini berlaku efektif selama tiga hari, mulai 28 September hingga 1 Oktober 2026.

Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Perak Surabaya, Ady Hermanto mengungkapkan, berdasarkan analisis kondisi sinoptik BMKG, kondisi cuaca di seluruh wilayah perairan Jatim secara umum terpantau cerah berawan. Kendati demikian, potensi gelombang tinggi dipicu hembusan angin mencapai 27 knots.

"Secara umum di wilayah perairan Jawa Timur, angin didominasi angin timuran dengan kecenderungan berembus dari arah Timur hingga Tenggara dengan kecepatan 27 knots," kata Ady, Senin (28/9).

Ady menjelaskan, gelombang dengan kategori tinggi, dimana ketinggian diperkirakan antara 2,5 hingga 4,0 meter, berpeluang melanda kawasan perairan selatan Jatim yang meliputi perairan Trenggalek, Tulungagung, dan Blitar.

Sementara itu, gelombang kategori sedang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter berpotensi terjadi di perairan Masalembo, Bawean bagian utara dan selatan, Tuban, Lamongan, dan Gresik bagian utara.

Baca Juga: Peringatan BMKG: Angin Kencang Ancam Belasan Daerah di Jatim

Gelombang kategori sedang juga turut mengancam perairan Bangkalan bagian utara, Sampang bagian utara, Pamekasan bagian utara, Kepulauan Sapudi bagian utara dan selatan, Kepulauan Kangean bagian utara, timur, dan selatan, Banyuwangi, Pacitan, Malang, Lumajang, dan Jember. (*)

 

EDITOR: Dinarsa Kurniawan