← Beranda
Puluhan Siswa dan Guru di SMAN 1 Rembang Diduga Keracunan MBG, Alami Mules Hingga Diare
Dimas Choirul• Sabtu, 26 September 2026 | 23.08 WIB
Ilustrasi siswa keracunana MBG. (Radar Kudus)

JawaPos.com - Puluhan siswa hingga guru SMAN 1 Rembang (Smansa) dilaporkan sakit perut dan diare, Kamis-Jumat (25/9). Diduga usai menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG).

Kabar mual berjamaah itu mencuat dan membuat wali murid khawatir kejadian seperti di SMPN 5 Rembang, MAN 2 Rembang dan SMAN 1 Lasem terulang.

"Menunya nasi, pentol, pisang, bakwan dan sayur. Ini menceret," kata salah satu wali siswa yang enggan dikorankan namanya dilansir Radar Kudus (Jawa Pos Group), Sabtu (26/9).

Baca Juga: Ramalan Zodiak Taurus Besok Minggu 27 September 2026: Dengarkan Naluri Sebelum Mengambil Langkah

Humas SMAN 1 Rembang, Rifal membenarkan ada keluhan tersebut, namun tidak berjamaah.

"Sebenarnya tidak berjamaah. Banyak memang, tapi tidak seluruhnya. Tidak seperti di SMPN 5 dan SMAN 1 Lasem yang sampai toilet penuh. Bisa dikondisikan dengan obat dari sekolah," kata Rifal, kemarin.

Ia menyebut hampir 70 siswa mengeluh diare Kamis malam hingga Jumat pagi. 95 persen sudah kembali ke kelas. Delapan guru juga sempat mules, kini sudah mengajar normal.

Baca Juga: Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan

Pihak sekolah sudah memanggil Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG). SPPG menyatakan siap bertanggung jawab jika ada kasus medis serius.

"Kita belum berani memastikan apakah benar dari MBG. Namanya anak-anak, makanan di luar tidak tahu," imbuhnya.

Viral Video Matoa Berbelatung

Sebelumnya, beredar video berdurasi 18 detik yang memperlihatkan buah matoa berbelatung jadi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMAN 1 Rembang.

Dalam video, terlihat siswa menunjukkan buah matoa dalam wadah ompreng yang terdapat ulat.

"Enak-enak. Subur-subur. Asli bergizi. Tambahan mineral ngene iki yo," ucap siswa dalam video.

Humas SMAN 1 Rembang, Rifal tidak menampik adanya temuan tersebut.

Baca Juga: Megawati dan Keluarga Antarkan Guruh Soekarno Putra ke Peristirahatan Terakhir di TPU Karet Bivak

"Beberapa waktu ada, namun tidak semua. Ketika ada langsung kami komplain pihak dapur," kata Rifal, kemarin (25/9).

Menurutnya, menu buah memang rawan. Seperti pada Jumat (25/9), menu terdiri dari kacang hijau, telur puyuh, roti dan buah.

Sekolah mengaku sudah menghimbau guru untuk mengecek makanan sebelum dibagikan ke siswa.

EDITOR: Bintang Pradewo