JawaPos.com - Pengurus Wilayah Jatim Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (Pengwil Jatim IPPAT) merayakan HUT ke-39 IPPAT di kantor Sekretariat Ikatan Notaris Indonesia (INI)-IPPAT, Kamis (24/9).
Ketua Pengwil Jatim IPPAT Sri Wahyu Jatmikowati mengimbau anggotanya agar terus mengikuti perkembangan layanan ke masyarakat.
"Khususnya terkait dengan bidang pertanahan," kata Sri Wahyu Jatmikowati.
Baca Juga: Abrasi Ancam Pantura Jawa, Mangrove Diupayakan Jadi Benteng Alam
Hal itu seperti tema yang diusung IPPAT dalam HUT ke-39 tahun ini Transformasi Digital Pertanahan.
"Perkembangan masyarakat dan layanan pertanahan menuntut kita supaya terus belajar, bekerja dengan cermat, serta memegang teguh integritas," harap Mamiek Jatmiko, panggilan akrab Sri Wahyu Jatmiko.
Dengan transformasi digital pertanahan, semua anggota IPPAT diharapkan beradaptasi dengan era elektronik.
Baca Juga: Gubernur Kalteng Salurkan Bantuan ke Daerah Terdampak Karhutla di 6 Kabupaten dan 1 Kota
Sesuai dengan tugas IPPAT yang melindungi hak masyarakat di bidang pertanahan.
"Ada kepercayaan yang harus kita rawat, dan ada tanggung jawab ikut menghadirkan kepastian di hukum pertanahan," tutur Mamiek.
"Profesionalisme hanya akan berarti apabila masyarakat dapat merasakan manfaatnya. Yakni pelayanan yang bertanggung jawab, sikap yang adil, dan kepastian hukum yang dapat diandalkan," sambung dia.
Dalam acara yang dihadiri perwakilan anggota IPPAT beberapa Pengurus Daerah (Pengda) se-Jatim itu juga mengajak anggotanya berbagi dengan memberi santunan untuk 39 anak yatim dari dua panti asuhan.
Rangkaian HUT ke-39 ini akan dilanjutkan dengan lomba padel, tenis, dan bulutangkis antar Pengda se-Jatim.