JawaPos.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengkonfirmasi banjir terjadi di Pulau Sumatra. Sebanyak 150 kepala keluarga (KK) terdampak bencana banjir bandang yang menerjang dua kecamatan di Kabupaten Tanggamus, Lampung.
Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan di Jakarta, Rabu (23/9) menyampaikan bahwa jumlah terdampak merupakan hasil rekepitulasi atas peristiwa banjir bandang tersebut dipicu curah hujan tinggi yang terjadi Selasa (22/9) dini hari pukul 02.00 WIB.
"Banjir melanda Desa Belu, Negara Batin, Kenyangan, dan Teba Bunuk di Kecamatan Kota Agung Barat, serta Desa Argopeni dan Desa Margodadi di Kecamatan Sumberejo," kata Berton dikutip dari Antara Rabu (23/9).
Berton memaparkan bahwa bencana tersebut juga menimbulkan kerugian material berupa kerusakan fisik pada fasilitas umum dan area produktif masyarakat.
Kerugian material yang tercatat mencakup 53 unit rumah warga, dua fasilitas pendidikan, tiga fasilitas ibadah, 50 hektare lahan perkebunan terdampak, lima hektare lahan pertanian, serta satu unit jembatan terputus atau terdampak.
Menurut dia, tim reaksi cepat masih bersiaga di lokasi kejadian untuk melakukan kaji cepat, pendataan, dan pengerahan bantuan darurat bagi warga.
"Kondisi genangan air di seluruh titik terdampak telah surut sepenuhnya dan masyarakat yang sempat mengungsi telah berangsur kembali ke rumah masing-masing untuk melakukan pembersihan material pascabencana," kata dia.