JawaPos.com - Perjalanan Luna, siswi SMKN 1 Cempaga Hulu, Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, menuju sekolah Jumat (18/9) pagi berakhir tragis.
Siswi kelas X jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) itu meninggal usai sepeda motor yang dikendarainya terlibat kecelakaan dengan mobil, diduga akibat pandangan terhalang asap.
Kecelakaan tersebut terjadi saat kondisi di wilayah Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur, diselimuti kabut asap cukup tebal akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang tak kunjung padam.
Kondisi jarak pandang yang terganggu diduga menjadi salah satu situasi yang menyertai kecelakaan tersebut.
Baca Juga: BNPB: Kasus Karhutla di Kalteng Capai 180 Hektare, Tinggal 30 hektare yang Belum Berhasil Dipadamkan
Namun, penyebab pasti insiden masih menunggu keterangan resmi pihak kepolisian.
Sekretaris Camat Cempaga Hulu Ihwan Nudin membenarkan adanya kecelakaan yang melibatkan siswi SMKN 1 Cempaga Hulu tersebut.
Menurut dia, Luna sedang dalam perjalanan menuju sekolah ketika kecelakaan terjadi pada dirinya.
“Betul, kecelakaan pagi kemarin waktu dia mau berangkat sekolah SMK 1 Cempaga Hulu di Pelantaran. Kejadian saat kabut cukup pekat,” ujar Ihwan seperti dikutip dari Kalteng Pos (Jawa Pos Group), Selasa (22/9).
Luna diketahui mengendarai sepeda motor sebelum terlibat kecelakaan dengan sebuah mobil.
Baca Juga: Izin 5 Perusahaan Dicabut Terkait Karhutla, Pemerintah Tegaskan Tak Pandang Bulu
Setelah kejadian, korban sempat dibawa ke Puskesmas Pundu untuk mendapatkan pertolongan.
Namun, nyawa siswi tersebut tidak berhasil diselamatkan. “Sempat dibawa ke Puskesmas Pundu. Namun kondisi sudah meninggal di tempat,” kata Ihwan.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari kepolisian terkait kronologi lengkap kecelakaan tersebut, termasuk penyebab dan kondisi pengemudi kendaraan lain yang terlibat.