← Beranda
Gubernur Kalteng Ajak Lakukan Penguatan Penanganan Karhutla, Bagikan Masker dan Bantuan Kesehatan
ARMSenin, 14 September 2026 | 03.00 WIB
Gubernur Kalteng Agustiar Sabran membagikan masker kepada masyarakat di Halaman Istana Isen Mulang, Palangka Raya, Minggu (13/9). Hal itu dilakukan sebagai salah satu langkah meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak karhutla. (Istimewa)

 

 

 

JawaPos.com - Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Agustiar Sabran bersama jajaran pemerintah media, mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Khususnya terhadap kesehatan akibat kualitas udara yang terdampak asap.

Ajakan tersebut diwujudkan melalui kegiatan pembagian masker kepada masyarakat yang berlangsung di Halaman Istana Isen Mulang, Palangka Raya, Minggu (13/9).

Selain masker, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah juga menyalurkan vitamin, bubur kacang hijau, serta berbagai bantuan pendukung kesehatan lainnya kepada masyarakat.

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran mengatakan, penanganan dampak karhutla membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari pemerintah, aparat keamanan, hingga elemen masyarakat.

“Hari ini pihak pemerintah melakukan kolaborasi bersama-sama membagikan masker sebagai kewajiban yang harus hadir. Selain masker, kita juga membagikan vitamin, bubur kacang hijau, dan vitamin lainnya untuk menjaga kesehatan,” ujar Agustiar.

Menurutnya, penanganan dampak karhutla tidak hanya dilakukan melalui pembagian masker. Pemerintah juga terus memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, salah satunya dengan memastikan ketersediaan air bersih.

Sejak ditetapkannya kondisi darurat, distribusi masker dan penyediaan air bersih terus ditingkatkan serta diperluas ke berbagai desa dan wilayah yang membutuhkan. “Pembagian masker dan air bersih mulai kita tingkatkan. Air bersih kita sebar dan perluas ke berbagai desa dan daerah yang membutuhkan akses air,” jelasnya.

Agustiar menambahkan, pemerintah juga mendorong pembangunan sumur bor sebagai salah satu solusi untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat. Hingga saat ini, pembangunan sumur bor telah mencapai ratusan unit dan akan terus dilanjutkan sesuai kebutuhan di lapangan.

Selain itu, pengisian ulang air mineral dan galon juga dilakukan di sejumlah titik atau kota dengan menyesuaikan kondisi dan kebutuhan masyarakat. 

“Pembuatan sumur bor sudah mencapai ratusan unit dan akan terus kita buat. Pengisian ulang air mineral juga kita lakukan di beberapa titik atau kota, disesuaikan dengan kondisi,” ungkapnya.

 

Bantuan Sembako dan Pengawasan BBM

Di sisi lain, pemerintah juga menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat yang berhak menerima, di luar penerima Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

Pendistribusian sembako dan bahan bakar minyak (BBM) terus dipantau agar tepat sasaran serta dapat membantu masyarakat yang terdampak kondisi karhutla.

Terkait ketersediaan BBM, Agustiar mengingatkan masyarakat agar membeli BBM sesuai kebutuhan dan peruntukannya dengan tetap memperhatikan kemampuan masing-masing.

Pemerintah kota juga diminta melakukan penertiban dan pengetatan pengawasan di setiap stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) guna memastikan penyaluran BBM bersubsidi tepat sasaran.

 

Dapat Dukungan Pemerintah Pusat

Lebih lanjut, Agustiar menyampaikan bahwa dukungan Presiden Republik Indonesia turut memperkuat upaya penanganan karhutla di Kalimantan Tengah.

Bantuan tersebut di antaranya berupa 100 unit mobil pemadam kebakaran, ekskavator, serta berbagai peralatan lainnya yang digunakan untuk mendukung pencegahan dan penanganan karhutla.

“Kolaborasi terus kita lakukan bersama TNI, Polri, dan elemen masyarakat. Mahasiswa dan pihak terkait juga siap bergabung dan berkoordinasi untuk mengantisipasi karhutla,” tutur Agustiar.

Ia menambahkan, berdasarkan perkiraan BMKG, musim hujan diperkirakan mulai tiba pada November hingga Januari. Karena itu, pemerintah terus memantau dan mempersiapkan berbagai kebutuhan, mulai dari prasarana, relawan, bantuan kesehatan, hingga posko oksigen untuk mengantisipasi perkembangan kondisi di lapangan.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan, menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan, serta bersama-sama mencegah terjadinya karhutla.

Kolaborasi dan kepedulian seluruh pihak diharapkan dapat memperkuat perlindungan masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan di Kalimantan Tengah. (*)

EDITOR: Dinarsa Kurniawan