Langkah kemanusiaan tersebut dilakukan bersamaan dengan upaya PLN mempercepat pemulihan jaringan listrik yang terdampak gempa. Para relawan turun langsung mendistribusikan kebutuhan pokok sekaligus membantu menyediakan fasilitas pendukung bagi warga di sejumlah titik pengungsian.
Baca Juga: Punya Pesona yang Susah Dilupakan, 7 Zodiak Perempuan Ini Konon Memancarkan Kecantikan Alami
Bantuan antara lain disalurkan ke Posko Pengungsian Stadion Samador, Maumere, Kabupaten Sikka, Posko Wilayah Flores Bagian Barat di Mbay, Kabupaten Nagekeo, serta sejumlah lokasi pengungsian di Kabupaten Manggarai Timur dan Kabupaten Ngada.
General Manager PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur, F. Eko Sulistyono, mengatakan penanganan masa tanggap darurat dilakukan secara terpadu dengan menggabungkan pemulihan kelistrikan dan dukungan kemanusiaan bagi warga yang terdampak.
"Di samping ratusan personel teknis yang bekerja tanpa henti di lapangan untuk menormalkan sistem kelistrikan, relawan PLN Peduli dan YBM PLN diterjunkan langsung ke garis depan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi. Kami hadir membawa empati dan kepedulian seluruh insan PLN guna meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak bencana," kata Eko dalam keterangannya, Minggu (16/8).
Di Stadion Samador Maumere, PLN juga memprioritaskan penyediaan penerangan darurat dengan memasang instalasi listrik dan mengoperasikan genset di area tenda pengungsian. Fasilitas tersebut ditujukan untuk mendukung pelayanan posko kesehatan, dapur umum, sekaligus memberikan penerangan yang memadai bagi warga pada malam hari.
Baca Juga: Hidup Makin Berlimpah, 6 Weton Ini Disebut Bakal Menyentuh Kemakmuran dalam Waktu Dekat
Keberadaan penerangan darurat juga diharapkan dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan kelompok rentan, termasuk anak-anak dan lanjut usia, selama berada di lokasi pengungsian.
Adapun bantuan yang diberikan PLN secara bertahap mencakup beberapa kebutuhan utama, yakni:
1. Fasilitas penerangan darurat
PLN memasang jaringan kabel dan lampu penerangan di area posko serta menyiapkan genset sebagai sumber listrik cadangan di Stadion Samador Maumere.
2. Pangan dan kebutuhan logistik
Ratusan paket sembako yang berisi beras, minyak goreng, gula, serta kebutuhan pangan lainnya disalurkan kepada warga terdampak. Bantuan makanan siap saji juga diberikan melalui YBM PLN untuk masyarakat di Maumere, Mbay, Manggarai Timur, dan Ngada.
3. Perlengkapan kesehatan
Bantuan kesehatan terdiri atas obat-obatan esensial, multivitamin, cairan antiseptik, serta perlengkapan pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) untuk menunjang layanan kesehatan di posko darurat.
Baca Juga: Prediksi Susunan Pemain Manchester United vs Hull City, Berikut Pilihan Carrick
4. Kebutuhan balita dan anak
PLN turut menyediakan baby kits berupa makanan pendamping ASI, biskuit balita, susu formula, dan popok bayi. Bantuan tersebut ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar dan asupan gizi anak selama berada di pengungsian.
5. Perlengkapan kebersihan dan sanitasi
Hygiene kits yang dibagikan meliputi perlengkapan mandi, handuk, sabun, dan kebutuhan sanitasi pribadi lainnya guna membantu warga menjaga kebersihan di tengah kondisi pengungsian.
Eko menjelaskan, proses distribusi bantuan dilakukan dengan melibatkan BPBD, pemerintah daerah, dinas sosial, serta aparat keamanan. Koordinasi lintas lembaga tersebut diperlukan agar bantuan dapat diterima masyarakat secara cepat, merata, dan sesuai dengan kebutuhan di setiap wilayah.
"Sinergi terus kami perkuat bersama BPBD dan seluruh pemangku kepentingan. PLN berkomitmen untuk terus siaga mengawal masa tanggap darurat ini hingga kondisi kelistrikan dan aktivitas kehidupan masyarakat di Pulau Flores pulih seutuhnya. Kami tidak hanya datang membawa bantuan, tetapi juga memastikan masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas dengan aman dan nyaman," pungkasnya.