← Beranda
Polisi Tangkap Pegawai Diskominfo yang Bakar Kantor, Langsung Digelandang ke Mapolres Kukar
Nanda PrayogaRabu, 12 Agustus 2026 | 20.48 WIB
Seorang pegawai outsourcing Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kutai Kartanegara berinisial MFA yang membakar ruang rapat kantornya sendiri, digelandang aparat kepolisian. (Instagram Kaltim Pos/ JPG)

JawaPos.com - Polisi telah berhasil mengamankan terduga pelaku pembakaran ruang rapat lantai 3 Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kukar pada Selasa (11/8).

Kasi Humas Polres Kukar, Iptu Haryo Jipang Painolan mengungkapkan bahwa terduga pelaku pembakaran tersebut berinisial MFA. Dirinya sendiri bertugas sebagai Operator Comandcenter Diskominfo Kukar dan berstatus sebagai tenaga pihak ketiga PT Widya Persada.

Ipu Haryo menjelaskan bahwa pelaku menggunakan bahan bakar minyak jenis Pertalite senilai Rp 30-40 ribu. BBM tersebut dimasukkan ke dalam galon Aqua sebelum disiramkan ke ruang rapat dan dibakar.

Baca Juga: Misi Dagang Jatim-Kalbar 2026 Catatkan Transaksi Rp 2,5 Triliun, Investasi Rp 885 Miliar

“Pelaku masuk kantor sekitar pukul 06.30 WITA. Api berhasil dipadamkan oleh pegawai dan petugas keamanan. Tim Inafis sudah melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti berupa sisa galon,” kata Iptu Haryo seperti dikutip dari Kaltim Post (Jawa Pos Group), Rabu (12/8).

Bahkan, pelaku telah merencanakan aksinya sejak malam sebelumnya. “Motifnya, pelaku merasa kesal terhadap rekan-rekan di kantor yang sering memfoto dirinya secara diam-diam dan dijadikan bahan olokan. Hal itu sudah sering terjadi,” kata Iptu Haryo.

Meski begitu, kejadian ini tak menimbulkan korban jiwa. Hanya saja terdapat kerugian materiil lantaran rusaknya meja rapat, kursi, proyektor, dan dokumen yang masih dalam pendataan.

Baca Juga: Jangan Berlebihan, Ini 6 Dampak Terlalu Banyak Makan Protein bagi Tubuh

Saat ini, MFA telah diamankan Polres Kukar untuk dilakukan penindakan lebih lanjut. Bahkan, polisi masih mendalami pasal untuk disangkakan.

Akibat kejadian ini, operasional Comandcenter Diskominfo yang menjadi pusat monitoring CCTV dan pengaduan masyarakat berpotensi terganggu. Hingga kini, pihak Diskominfo Kukar belum memberikan keterangan resmi.

EDITOR: Bintang Pradewo