JawaPos.com - Koops TNI Habema mengevakuasi 1 jenazah warga sipil korban penembakan oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM).
Korban bernama Teina Alya adalah salah satu dari 3 korban penembakan OPM. Mirisnya, Jenazah korban dibuang ke dalam jurang.
Kepala Penerangan (Kapen) Koops TNI Habema Letkol Infateri Wirya Arthadiguna menyampaikan, Teina dan 2 korban lainnya ditembak oleh OPM di Jalan Trans Papua, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan pada Senin (20/7).
”Korban atas nama Teina Alya asal Una Ukam, merupakan warga sipil yang menjadi bagian dari salah satu dari 3 korban penembakan oleh kelompok OPM Kodap XVI/Yahukimo,” ungkap Wirya dalam keterangan resmi pada Sabtu (1/8).
Baca Juga: Sadisnya OPM Mirip ISIS, Mereka Sudah Layak Dikategorikan Teroris
Wirya mengungkapkan bahwa evakuasi dilakukan oleh Koops TNI Habema, setelah keluarga korban meminta bantuan melalui kepala suku Una Ukam yang juga kepala Distrik Bomale.
Jenazah korban ditemukan setelah para prajurit TNI melakukan penyisiran di Kali Kolof.
”Bapak Bison Male mewakili keluarga almarhumah Teina Alya yang berisi permohonan bantuan evakuasi kepada pihak TNI melalui Kodim Yahukimo, karena akan segera dimakamkan oleh pihak keluarga,” lanjutnya.
Terkait dengan titik temuan jenazah korban yang berada di sekitar longsoran Kali Kolof, Koops TNI Habema menduga ada upaya untuk menghilangkan jejak.
Sebab, jenazah korban dibuang oleh OPM ke dalam jurang dengan kedalaman mencapai 50 meter.
Baca Juga: OPM Habisi Nyawa 3 Warga Sipil di Yahukimo, Koops TNI Habema Kejar Pelaku
”Medan yang dihadapi bukanlah medan yang mudah. Lokasi jenazah berada di dasar longsoran dengan tebing yang curam, sehingga hanya dapat dijangkau menggunakan teknik vertical rescue atau rappelling,” ujarnya.
Sebelum proses evakuasi berlangsung, para prajurit lebih dulu menguasai titik-titik ketinggian di sekitar lokasi untuk memastikan situasi benar-benar aman dari potensi gangguan OPM.
Evakuasi kemudian dilakukan dengan ekstra hati-hati hingga jenazah korban bisa diangkat dari dalam jurang.
”Keberhasilan evakuasi ini merupakan hasil kerja sama seluruh unsur pemda, masyarakat, aparat keamanan yang terlibat serta mencerminkan komitmen Koops TNI Habema dalam menjalankan setiap tugas secara profesional, terukur, dan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan,” ujarnya.