← Beranda
KA Ambarawa Ekspres Tertemper Truk di Blora, KAI Minta Maaf
Tazkia Royyan HikmatiarSabtu, 1 Agustus 2026 | 20.43 WIB
Ilustrasi KA Ambarawa Ekspres mengalami kecelakaan. (Istimewa)

JawaPos.com - Imbas kecelakaan di Kabupaten Blora pagi ini, sabtu (1/8), PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop)8 Surabaya menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan

Kecelakaan itu melibatkan KA 263 Ambarawa Ekspres relasi Surabaya Pasarturi–Semarang Poncol yang tertemper truk di Kabupaten Blora, sehingga mengalami gangguan operasional.

Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB di JPL 80 KM 50+0/1 jalur hilir petak jalan Doplang–Sulur.

Akibat kejadian itu, perjalanan KA Ambarawa Ekspres sempat terganggu karena lokomotif harus diganti sebelum kereta kembali melanjutkan perjalanan.

Baca Juga: Kemenhub Buka Peluang Investasi Kereta Api di 10 Kawasan Metropolitan

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono menjelaskan, setelah kejadian petugas KAI bersama awak kereta langsung melakukan pemeriksaan terhadap kondisi sarana.

"Keselamatan merupakan prioritas utama KAI dalam setiap operasional perjalanan kereta api. Saat ini, petugas di lapangan tengah melakukan penanganan sesuai prosedur, termasuk penggantian lokomotif sebagai langkah untuk memastikan perjalanan kereta selanjutnya berlangsung dengan aman," kata Mahendro dalam keterangan resminya, Sabtu (1/8).

Ia menjelaskan, dampak operasional akibat insiden tersebut masih dalam proses penanganan. KAI juga terus berupaya meminimalkan keterlambatan perjalanan kereta api yang terdampak.

"Dampak operasional yang timbul masih dalam proses penanganan dan KAI terus berupaya meminimalkan keterlambatan perjalanan kereta api," tutur Mahendro.

KAI juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat gangguan perjalanan tersebut.

Baca Juga: Jerman Hadapi Isu Pasokan BBM akibat Perbaikan Jalur Kereta Api

Menurut Mahendro, informasi lebih lanjut mengenai perkembangan penanganan di lokasi, termasuk dampak terhadap perjalanan kereta api akan disampaikan setelah proses penanganan selesai dan seluruh data telah terverifikasi.

Sebelumnya, Kereta Api (KA) Ambrawa Ekspres relasi Surabaya-Semarang tertemper truk di perlintasan wilayah Doplang-Sulur, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Sabtu (1/8) pagi. 

Benturan keras itu membuat penumpang mendengar dentuman keras dan merasakan getaran hingga ke gerbong 4.

Salah seorang penumpang yang berada di gerbong 4, Nina, menceritakan bahwa kereta berangkat dari Surabaya sekitar pukul 06.00 WIB. Setelah menempuh perjalanan sekitar tiga jam, tiba-tiba terdengar suara benturan yang sangat keras.

"Setelah berjalan sekitar tiga jam, tiba-tiba terdengar suara berdentum keras. Ternyata kereta menabrak truk di daerah Doplang-Sulur setelah Randublatung," ujarnya kepada JawaPos.com, Sabtu (1/8).

Baca Juga: Hitachi dan Toshiba Luncurkan Kereta Cepat Baru untuk Taiwan, Meluncur 2027

EDITOR: Bayu Putra