← Beranda
Tangisan Pilu Anak Viral karena Sang Ayah Tewas Usai Dituduh Maling Ayam, Polisi Pastikan Usut Kasus Pengeroyokan
Ryandi ZahdomoSenin, 27 Juli 2026 | 01.35 WIB
Ilustrasi pengeroyokan dan penganiayaan. (Dimas Pradipta/JawaPos.com)

JawaPos.com - Tangisan histeris seorang anak perempuan memecah keheningan saat meratapi kepergian ayahnya, KD, yang tewas akibat amukan massa di Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, Tabanan, Bali, pada Jumat (24/7) dini hari. Kematian tragis warga asal Buleleng ini diduga dipicu oleh tuduhan pencurian seekor ayam jago aduan.

Video ratapan sang anak bungsu yang masih duduk di kelas 1 SD kini viral di media sosial. Terucap kalimat menyayat hati, “Bapak… Maii Pak… bangunlah…”, di tengah kerumunan warga yang menatap jasad pria tak bernyawa tersebut. Sosok pelindung keluarga itu kini harus pergi meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak.

Selain si bungsu, anak kedua korban baru memasuki kelas 1 SMA, sementara anak sulungnya sudah berkeluarga. Duka mendalam ini sangat dirasakan oleh pihak kerabat yang membawa pulang jenazah.

Baca Juga: Diduga Tak Bayar Nasi Uduk, Mata Elang dan Warga Bentrok di Menteng Berujung Motor hingga Bangunan Terbakar 

Aksi masyarakat yang main hakim sendiri ini sangat disayangkan, alih-alih menyerahkan terduga pelaku ke aparat penegak hukum. Kini, pihak keluarga sepenuhnya mempercayakan penanganan kasus memilukan ini kepada pihak kepolisian.

Kronologi Pengeroyokan dan Pembakaran Motor

Dikutip Bali Exspress (JawaPos Group), tragedi berdarah ini disinyalir akibat akumulasi kekesalan warga setempat. Dalam beberapa waktu terakhir, masyarakat di Banjar Dinas Juwuk Legi dibuat resah oleh maraknya kasus kehilangan hewan ternak.

Malam nahas itu, KD diduga menyusup dan menggasak ayam milik seorang warga bernama I Wayan Adi Suteja, 31. Sang pemilik rumah yang memergoki keberadaan orang asing sontan berteriak, yang langsung mengundang puluhan tetangga berdatangan ke lokasi.

Situasi seketika lepas kendali. Massa yang beringas langsung mengepung dan mengeroyok KD hingga pria malang itu meregang nyawa di tempat. Tak hanya itu, sepeda motor yang dikendarai korban juga hangus dibakar oleh warga sebelum polisi tiba.

Penyelidikan Kepolisian Berlanjut

Aparat Polsek Baturiti yang diterjunkan ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) tiba sekitar pukul 02.00 WITA. Mereka mendapati KD sudah tewas dengan kondisi yang sangat mengenaskan.

"Personel mendatangi lokasi dan mendapati terduga pelaku dalam kondisi meninggal dunia," jelas Kasi Humas Polres Tabanan, Iptu Ni Luh Putu Wiwik Endrayani, dikutip Minggu (26/7).

Dari hasil penyisiran dan olah TKP, polisi mengamankan sejumlah barang bukti penting. Barang tersebut meliputi seekor ayam, sebilah golok, serta sebuah tas yang berisi tang, ketapel, batu, dan sejumlah uang tunai. Jenazah KD kemudian dievakuasi ke RS Semara Ratih untuk keperluan penanganan medis dan autopsi.

Hingga kini, pihak berwajib bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Tabanan terus bergerak cepat mengusut kasus ini. Kepolisian masih mengumpulkan bukti tambahan berupa rekaman CCTV serta menggali keterangan dari saksi dan pemilik ayam.

"Sampai saat ini pemeriksaan masih dilakukan terkait identifikasi terduga pelaku dan pendalaman kasus, masih dalam proses pendalaman, tim masih bekerja di lapangan," imbuh Wiwiek.

EDITOR: Nurul Adriyana Salbiah