← Beranda
Ledakan di Perumahan Grand Polonia Medan Dipicu Kebocoran Gas Bawah Tanah
Syahrul YunizarSelasa, 21 Juli 2026 | 16.43 WIB
Tim SAR Gabungan mengevakuasi korban ledakan di Perumahan Grand Polonia, Medan, Sumut, pada Senin (20/7). (Basarnas)

JawaPos.com - Penyebab ledakan dahsyat di Perumahan Grand Polonia, Medan, Sumatera Utara (Sumut), mulai terkuak.

Polisi menduga sumbernya berasal dari kebocoran gas bawah tanah atau pipa gas tanam. Akibat ledakan tersebut 5 rumah rusak, 1 korban meninggal dunia, dan 2 lainnya masih dalam pencarian.

Kapolrestabes Medan Kombes Jean Calvijn Simanjuntak menyampaikan hal itu kepada awak media.

Dikutip dari pemberitaan Sumut Pos (Jawa Pos Group) pada Selasa (21/7), petugas mendapati indikasi kebocoran gas saat melakukan pengecekan menggunakan alat deteksi gas.

Baca Juga: Cari Korban Ledakan Perumahan Grand Polonia Medan, Tim SAR Gabungan Gunakan USAR

”Hasil investigasi awal adanya kebocoran dari pipa gas tanam atau pipa gas bawah tanah. Tadi kami sudah masuk menggunakan alat pendeteksi gas dan memang terdeteksi ada gas di lokasi,” terang dia.

Semula polisi menyebut ada lebih kurang 6 orang di 5 rumah tersebut saat ledakan terjadi.

Namun, Tim SAR Gabungan memperbarui data dan menyebut total 7 orang terdata ketika insiden terjadi. 4 di antaranya sudah dipastikan selamat dari ledakan yang terdengar dalam radius 1 kilometer itu.

”Sampai saat ini belum ditemukan korban lain selain penghuni rumah di Grand Polonia nomor 3B. Pendataan masih terus kami lakukan,” imbuhnya.

Satu Korban Meninggal Dunia Dievakuasi 

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan Hery Marantika menyampaikan bahwa proses evakuasi korban berlangsung sampai dini hari tadi (21/7).

Baca Juga: Ledakan Perumahan Grand Polonia Sebabkan 1 Korban Meninggal Dunia, 2 Masih Tertimbun Reruntuhan Bangunan

Pada pukul 02.20 WIB, petugas berhasil mengevakuasi seorang korban meninggal dunia dari reruntuhan.

”Tim SAR Gabungan saat ini terus melakukan pencarian secara intensif dengan metode yang disesuaikan dengan kondisi reruntuhan bangunan. Alhamdulillah pagi ini Pukul 02.20 WIB satu orang korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan langsung dievakuasi menuju RS Bhayangkara,” kata dia.

Belum diketahui pasti identitas korban meninggal dunia tersebut. Tim SAR Gabungan menyerahkan identifikasi kepada petugas medis.

Saat ini, mereka fokus mencari, menemukan, dan mengevakuasi 2 korban lain yang diduga masih berada di bawah reruntuhan bangunan.

”Kami mengoptimalkan penggunaan peralatan Urban Search and Rescue, termasuk drone thermal dan peralatan ekstrikasi, untuk mempercepat proses pencarian,” ujarnya.

Baca Juga: Ledakan di Perumahan Grand Polonia Medan Terdengar Sampai Radius 1 Kilometer, 5 Rumah Dilaporkan Rusak

Berdasarkan data sementara, petugas mencatat ada 7 orang yang berada di lokasi saat ledakan terjadi. Sebanyak 4 orang berhasil selamat.

Masing-masing adalah pria bernama Hasan, seorang sopir, seorang kurir, dan bayi berusia 2 tahun bernama Jaevelin.

Hery memastikan bahwa seluruh personel Tim SAR Gabungan akan terus berupaya maksimal untuk menemukan kedua korban yang masih dinyatakan hilang.

Tentu saja dengan tetap mengutamakan keselamatan dan keamanan seluruh petugas di lapangan.

”Keselamatan personel tetap menjadi prioritas mengingat kondisi struktur bangunan yang masih berpotensi mengalami pergeseran. Kami berharap ketiga korban dapat segera ditemukan sehingga dapat segera dievakuasi,” kata dia.

Baca Juga: Penyebab Ledakan Gudang Amunisi di Madiun Belum Diketahui, TNI AD: Tim Investigasi Masih Bekerja

Ledakan Terdengar Sampai Radius 1 Kilometer

Sebelumnya, warga Perumahan Grand Polonia, Medan, Sumatera Utara (Sumut) dikagetkan ledakan dahsyat pada Senin (20/7). 

Suara ledakan itu terdengar hingga radius 1 kilometer. Berdasar laporan awal yang disadur dari pemberitaan Sumut Pos (Jawa Pos Group), sebanyak 5 rumah dilaporkan rusak terdampak ledakan.

Dari total 5 rumah tersebut, 1 diantaranya rusak parah. Warga dan petugas setempat menduga sumber ledakan berasal dari rumah tersebut.

Camat Medan Polonia Alfi Pane membenarkan hal itu. Dia menyebut, ledakan dari 1 rumah berdampak kepada 4 rumah lainnya.

”Sekitar 4 rumah lain terkena dampak dari ledakan tersebut,” ungkap Alfi saat diwawancarai.

Baca Juga: Pelaku Ledakan Bom Rakitan MAN 3 Padang Terinspirasi Aksi Bom di SMAN 72 Jakarta

Tidak hanya merusak rumah, sejumlah kendaraan yang diparkir di sekitar lokasi kejadian juga rusak parah.

Pantauan di lokasi menunjukkan kerusakan akibat rumah-rumah tersebut terkena bebatuan dan material bangunan rumah yang berhamburan saat ledakan terjadi.

Untuk mencari tahu penyebab pasti ledakan itu, Alfi menyampaikan bahwa petugas kepolisian sudah berdatangan ke lokasi kejadian.

Meski demikian, sampai berita ini dibuat, belum ada penjelasan berkaitan dengan sumber ledakan berikut dengan penyebabnya.

”Belum tahu Bang (asal sumber ledakan). Begitu juga korban belum diketahui,” ujarnya.

Baca Juga: AS Kembali Serang Iran, Kali Ini Ledakan Terjadi di Iran Selatan

EDITOR: Bayu Putra