← Beranda
Ikut Pelatihan Membuat Kue dari Pisang, Ibu-ibu di Serang Dapat Cuan Jutaan Rupiah
Bintang PradewoRabu, 10 Juni 2026 | 00.08 WIB
Peserta pelatihan dibekali keterampilan membuat pisang sale serta banana coin. (Istimewa)

JawaPos.com - Program Perempuan Berdaya yang digagas Yayasan Indonesia Setara (YIS) terus mendorong peningkatan kapasitas dan kemandirian ekonomi perempuan melalui pelatihan kewirausahaan berbasis potensi lokal.

Founder Yayasan Indonesia Setara (YIS), Sandiaga Salahuddin Uno, mengatakan program tersebut dirancang untuk membuka peluang usaha bagi perempuan dengan memanfaatkan komoditas yang mudah dijumpai di lingkungan sekitar.

Salah satu pelatihan digelar di Kota Serang, Banten, pada 25 Mei 2026 bekerja sama dengan Rumah Sandiuno Indonesia. 

Baca Juga: Netflix hingga PUBG, 175 Layanan Digital Jalani Penilaian Mandiri Tunas

Dalam kegiatan itu, peserta mendapatkan pelatihan mengolah pisang menjadi produk bernilai tambah.

Menurut Sandiaga Uno, pemilihan komoditas pisang dilakukan karena tanaman tersebut merupakan salah satu potensi unggulan daerah yang memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi produk usaha rumahan.

Peserta dibekali keterampilan membuat pisang sale serta banana coin, camilan berbahan dasar pisang yang dinilai memiliki daya simpan lebih lama dan nilai jual lebih tinggi dibandingkan buah segar.

Baca Juga: 3 Zodiak yang Pantang Menyerah, Selalu Memiliki Semangat Jiwa Muda

Selain pelatihan produksi, peserta juga memperoleh pendampingan terkait perhitungan biaya produksi, strategi penentuan harga jual, hingga pengelolaan usaha sederhana agar usaha yang dijalankan dapat berkembang secara berkelanjutan.

Hasil pelatihan tersebut, kata Sandiaga Uno, menunjukkan respons yang cukup positif dari peserta. 

Dalam waktu sekitar tiga jam setelah pelatihan, sejumlah peserta berhasil mendapatkan pesanan produk dalam jumlah signifikan.

Salah seorang peserta bernama Utami tercatat memperoleh pesanan sebanyak 300 produk dengan harga jual Rp 15.000 per buah. 

Dengan jumlah tersebut, potensi pendapatan yang bisa diperoleh mencapai Rp 4,5 juta.

Sementara peserta lainnya, Nunung, berhasil mengumpulkan pesanan sebanyak 220 produk dengan potensi omzet sekitar Rp 3,3 juta.

"Program ini tidak hanya memberikan keterampilan baru, tetapi juga membuka peluang usaha yang dapat menjadi sumber pendapatan bagi perempuan dan keluarganya," ujar Sandiaga dalam keterangan tertulis pada Senin (8/6/2026).

Baca Juga: 4 Zodiak yang Ahli Membantu Anda Move On, Support System Terbaik Tatkala Hati Hancur Berkeping-Keping

Program serupa juga digelar di Pulogebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, pada 5 Juni 2026. 

Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Komite Pencegahan Stunting Nasional.

Berbeda dengan pelatihan di Serang, peserta di Jakarta Timur mendapatkan pelatihan membuat kue lumpur ayam dan banana choco bread.

Sandiaga Uno mengatakan hasil yang diperoleh peserta di Jakarta Timur juga cukup menggembirakan. 

Azizah menjadi peserta dengan perolehan pre-order tercepat, yakni sebanyak 80 produk dengan harga jual Rp 5.000 per unit.

Baca Juga: Kemenangan Kelima Beruntun Kimi Antonelli di Monaco Tegaskan Statusnya sebagai Kandidat Terkuat Juara Dunia F1 2026

Adapun peserta lainnya, Aulia, berhasil mengumpulkan pesanan sebanyak 60 produk.

Menurut Sandiaga Uno, capaian tersebut menunjukkan bahwa perempuan memiliki potensi besar untuk mengembangkan usaha berbasis rumah tangga apabila mendapatkan akses pelatihan dan pendampingan yang memadai.

Ia berharap Program Perempuan Berdaya dapat terus melahirkan pelaku usaha perempuan yang mandiri, mampu memanfaatkan potensi lokal, serta berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan keluarga dan masyarakat.

EDITOR: Bintang Pradewo