← Beranda
Sisir Lokasi Ledakan di Biak Numfor, Tim SAR Temukan Belasan Potongan Tubuh
Syahrul YunizarSelasa, 2 Juni 2026 | 21.17 WIB
Tim Jibom dari Polda Papua melakukan penyisiran dan sterilisasi lokasi ledakan di Biak Numfor yang memakan korban. (Polda Papua)

 

JawaPos.com - Tim SAR Gabungan menemukan belasan body part jenazah korban ledakan di Komplek Perikanan, Jalan Wolter Monginsidi, Kelurahan Fandoi, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor. Temuan itu diperoleh setelah penyisiran berlangsung pada Senin (1/6).

Dalam keterangan resmi yang diterima oleh awak media pada Selasa (2/6), Kapolres Biak Numfor AKBP Ari Trestiawan menyampaikan bahwa jenazah 5 korban meninggal dunia sudah berhasil dievakuasi dan sudah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sorido, Distrik Biak Kota.

Namun demikian, Tim SAR Gabungan yang melibatkan petugas dari Basarnas, TNI, Polri, dan instansi lainnya masih terus melakukan pencarian terhadap 3 korban hilang. Dia menyebut, fokus pencarian berada di area Ring 2, utamanya di wilayah pantai dan perairan sekitar lokasi kejadian.

”Sementara area Ring 1 yang diduga menjadi sumber ledakan masih belum dinyatakan aman atau steril sehingga belum dapat dilakukan pencarian secara maksimal,” kata Ari.

Baca Juga: Turunkan Tim Jibom ke Lokasi Ledakan di Biak Numfor, Polda Papua Temukan Granat Nanas

Dalam proses pencarian yang sudah dilakukan, Tim SAR Gabungan berhasil menemukan 13 body part jenazah korban berupa serpihan yang sudah diserahkan kepada Tim Identifikasi Polda Papua dan RSUD Biak untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Selain pencarian korban, Tim Penjinak Bom (Jibom) Detasemen Gegana Satbrimob Polda Papua juga langsung melakukan penyisiran awal di sekitar lokasi ledakan. Hasilnya, mereka menemukan 2 proyektil yang sebelumnya telah diambil amunisinya dengan cara cara paksa serta 1 granat nanas yang telah dimodifikasi.

Untuk mendukung proses penyisiran dan sterilisasi di lokasi ledakan, Tim Jibom akan tetap berada di Biak sampai seluruh lokasi dinyatakan aman. Hari ini, tambahan kekuatan datang ke Biak Numfor. Mereka berasal dari Gegana dan Inafis Polda Papua.

Berdasar data terbaru, jumlah korban luka ringan akibat ledakan sebanyak 18 orang, 2 diantaranya masih menjalani perawatan di RSUD Biak. Sementara jumlah warga yang mengungsi mencapai 56 orang, terdiri atas 43 orang dewasa dan 13 pengungsi balita.

Polres Biak Numfor kembali mengimbau masyarakat untuk tidak memasuki area Ring 1 yang saat ini masih dalam status steril dan dalam pengamanan ketat. Imbauan tersebut tidak hanya berlaku bagi masyarakat, melainkan juga seluruh unsur aparat yang terlibat dalam penanganan kejadian.

Polda Papua bersama seluruh unsur terkait berkomitmen untuk terus melakukan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan. Mereka juga akan memastikan seluruh area terdampak terbebas dari benda-benda berbahaya yang diduga merupakan sisa peninggalan Perang Dunia II.

 

EDITOR: Sabik Aji Taufan