JawaPos.com - Sejumlah wilayah di Pulau Sumatera mendadak gelap gulita akibat pemadaman listrik total atau blackout pada Jumat (22/5) malam. Provinsi Riau menjadi salah satu wilayah terdampak paling parah. Salah satunya di Kota Pekanbaru yang mengalami mati lampu massal sejak pukul 18.30 WIB.
Suhu udara Pekanbaru yang terik sepanjang hari membuat warga tersiksa saat listrik padam di malam hari. Tanpa pendingin ruangan, hawa panas langsung menyergap perumahan warga.
Gangguan Pembangkit Jadi Pemicu Blackout Sumatera
Dikutip dari Riau Pos, pihak PLN mengonfirmasi pemadaman listrik di Riau dan wilayah Sumatera lainnya terjadi karena gangguan pada sistem pembangkit listrik. Akibatnya, aktivitas rumah tangga hingga jaringan komunikasi warga langsung lumpuh.
Harris, seorang warga Komplek Griya Mahoni Asri, Jalan Labersa, Kelurahan Simpang Tiga, Kecamatan Bukit Raya, mengatakan situasi malam ini sangat menyulitkan. Cuaca ekstrem sejak siang hari memperburuk kondisi saat listrik padam.
’’Dari siang memang panas sekali. Biasanya malam agak lebih sejuk, tapi karena listrik padam, kipas dan pendingin ruangan tidak bisa digunakan. Jadi panasnya terasa sekali, baik di dalam rumah maupun di luar," ujar Harris, Jumat (22/5).
Warga Khawatir Rugi dan Bahan Makanan Rusak
Masyarakat kini mendesak PLN agar bergerak cepat melakukan perbaikan. Pemadaman durasi panjang tidak hanya merusak kenyamanan, tapi juga memicu kerugian materi yang tidak sedikit. "Kalau bisa secepatnya lah. Banyak kerugian masyarakat kalau padam lama begini," katanya.
Harris menambahkan, selain mengganggu pekerjaan, pasokan listrik mati total dikhawatirkan membuat bahan makanan di kulkas menjadi busuk dan rusak.
Baca Juga: Bandara di Sumatera Tetap Beroperasi Meski Blackout, InJourney Airports Andalkan Genset
Baca Juga: PLN Kerahkan Tim Teknis Tangani Blackout Massal di Sumatra, Sistem Kelistrikan Sempat Terpisah
Hingga berita ini diturunkan, keluhan serupa terus menggema di seluruh sudut Kota Pekanbaru. Selain kepanasan, warga mulai kesulitan berkomunikasi karena baterai ponsel habis dan minim penerangan. Warga kini menunggu informasi terbaru dan kepastian kapan pasokan listrik dari PLN kembali normal. (*)