JawaPos.com - Sejumlah wilayah di Sumatera Barat, Riau, Sumatera Utara hingga Aceh terlanda pemadaman listrik pada Jumat (22/5/2026) malam.
Gangguan tersebut disebut berasal dari permasalahan pada sisi gardu induk pembangkitan dan transmisi.
Gregorius Adi Trianto, Executive Vice President Komunikasi Korporat & TJSL PLN mengatakan PT PLN (Persero) saat ini tengah melakukan pemeriksaan atas gangguan sistem kelistrikan yang terjadi pada sejumlah wilayah di Sumatra.
Baca Juga: Urutan 12 Zodiak Paling Beruntung Besok, Sabtu 23 Mei 2026: Cek, Zodiakmu Ada di Posisi Berapa?
"Saat ini tim teknis PLN telah diterjunkan ke lapangan untuk melakukan pengecekan menyeluruh pada sistem dan jaringan kelistrikan, untuk upaya pemulihan sekaligus menelusuri penyebab gangguan yang terjadi," kata Adi Trianto lewat keterangan tertulisnya.
Baca Juga: Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
Berdasarkan informasi sementara, pada pukul 18.44 WIB sistem Sumatera Bagian Utara (SBU) dan Sumatera Bagian Tengah (SBT) terpisah.
Akibat gangguan tersebut, sistem Sumatera Bagian Utara mengalami padam total. Gangguan disebut terjadi pada jaringan transmisi Rumai–Muaro Bungo 275 kV.
Dampaknya, pemadaman meluas ke sejumlah wilayah di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Riau atau wilayah Sumbagut.
PLN memperkirakan proses pemulihan membutuhkan waktu cukup lama, yakni sekitar 6 hingga 8 jam, tergantung kondisi sistem di lapangan.
Hingga berita ini diturunkan, proses recovery masih terus dilakukan oleh petugas PLN. Masyarakat diminta bersabar dan tetap berhati-hati selama terjadi pemadaman listrik.
"PLN mengimbau masyarakat untuk tetap tenang. Informasi perkembangan penanganan gangguan akan disampaikan secara berkala melalui aplikasi PLN Mobile dan layanan Contact Center PLN 123," pungkasnya.