← Beranda
Hadapi Persaingan Era Digital, Pemkab Belitung Gandeng Untar Berikan Pelatihan UMKM
Syahrul YunizarKamis, 21 Mei 2026 | 06.59 WIB
Pelatihan UMKM digelar bersama oleh Pemkab Belitung dan Untar pada 18-21 Mei 2026. Tujuannya memastikan para pelaku UMKM di Belitung siap bersaing di era digital dan medsos. (Untar)

 

JawaPos.com - Usaha Mikro Kecil dan Menenengah (UMKM) menghadapi tantangan besar di era digital dan media sosial (medsos). Agar siap bersaing, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belitung menggandeng Universitas Tarumanegara (Untar) untuk memberikan pelatihan kepada UMKM.

Kerja sama itu dilakukan melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Untar. Mulai 18 sampai 21 Mei 2026, mereka melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat yang diikuti oleh 80 pelaku UMKM di Kabupaten Belitung.

Kegiatan tersebut berfokus pada penguatan kapasitas pelaku usaha lokal. Tujuannya supaya UMKM di Belitung lebih siap menghadapi perkembangan industri dan pasar digital. Beberapa pelaku usaha yang mengikuti kegiatan di UPT Layanan Usaha Terpadu (PLUT) UMKM Kabupaten Belitung merupakan pelaku usaha bidang kuliner, fesyen, dan kriya.

”Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi UMKM di Belitung sekaligus memperkuat kerja sama berkelanjutan dengan UPT PLUT UMKM Kabupaten Belitung,” kata Kepala LPPM Untar Hetty Karunia Tunjungsari dalam keterangan resmi pada Rabu (20/5).

Baca Juga: Kesaksian Pilu Nenek Elina di Sidang PN Surabaya: Kaki Saya Ditarik, Rumah Hancur

Kegiatan tersebut melibatkan 20 dosen dan mahasiswa dari 8 fakultas di Untar. Pendekatan multidisipliner dinilai penting untuk memberikan solusi yang sesuai dengan kebutuhan UMKM saat ini. Materi yang diberikan terdiri atas public speaking, desain produk, strategi pemasaran, hingga pengelolaan laporan keuangan sederhana.

Dalam keterangan yang sama, Wakil Bupati Belitung Syamsir mengapresiasi kontribusi Untar dalam mendukung peningkatan kapasitas pelaku UMKM di daerahnya. Dia menilai materi yang diberikan sangat relevan dengan tantangan usaha saat ini. Apalagi materi itu disampaikan oleh para dosen dan mahasiswa Untar.

”Keilmuan yang dimiliki Universitas Tarumanagara tidak diragukan. Saya lihat tema-tema materi yang akan dibagikan juga sangat baik dan kekinian. Pemerintah daerah mengucapkan terima kasih kepada Untar yang mau mengajar dan berbagi ilmu di tempat ini,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor Untar Amad Sudiro menyampaikan bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan bagian dari tanggung jawab perguruan tinggi. Utamanya dalam mendukung pengembangan masyarakat dan penguatan sektor UMKM di daerah.

“Kami berharap kegiatan ini dapat membantu pelaku UMKM di Belitung menjadi lebih inovatif, adaptif, dan mampu bersaing di era digital,” ujarnya.

Tidak hanya dengan Pemkab Belitung, Untar menjalin kerja sama dengan berbagai pemerintah daerah dan institusi lainnya dalam bidang pemberdayaan masyarakat, pendidikan, serta pengembangan UMKM. Kolaborasi tersebut dilakukan melalui pelatihan, pendampingan, dan program pengabdian kepada masyarakat.

 

EDITOR: Sabik Aji Taufan