← Beranda
Gubernur Khofifah Nangis di Hardiknas Mojokerto, Terpukau Lihat Siswa Sekolah Rakyat Berpidato 5 Bahasa
Moch. Rizky Pratama PutraMinggu, 3 Mei 2026 | 05.31 WIB
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa terharu menyaksikan siswa Sekolah Rakyat Mojokerto pidato lima bahasa saat Hardiknas 2026. (Dok. Pemerintah Provinsi Jawa Timur)

 

JawaPos.com — Perayaan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kabupaten Mojokerto berlangsung berbeda dan penuh emosi. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memilih merayakan momen tersebut bersama siswa Sekolah Rakyat di SRMP 15 Kabupaten Mojokerto, Sabtu (2/5).

Sebanyak 50 siswa dari dua rombongan belajar hadir dalam kegiatan yang berlangsung hangat dan sarat makna tersebut. Suasana sederhana justru menghadirkan kebanggaan besar melalui berbagai penampilan para siswa yang terus menunjukkan perkembangan pesat.

Puncak acara terjadi saat para siswa tampil membawakan sambutan dalam lima bahasa sekaligus. Dengan percaya diri, mereka menyampaikan pidato dalam Bahasa Indonesia, Arab, Inggris, Jepang, dan Jerman secara fasih.

Penampilan itu langsung mencuri perhatian dan membuat suasana berubah menjadi penuh kekaguman. Tak sedikit yang tertegun melihat kemampuan siswa yang baru menempuh pendidikan selama sembilan bulan tersebut.

"Saya surprise dari awal saat tiba di sini. Dalam waktu sembilan bulan, anak-anak ini sudah mampu tampil percaya diri dan menyampaikan sambutan dalam lima bahasa. Jadi banyak hal nilai positif yang bisa kita lihat perkembangan siswa-siswa di SR SMP 15 Mojokerto ini,” kata Khofifah.

Baca Juga: Simak Jadwal Waktu Shalat untuk Wilayah Madiun Besok Minggu, 3 Mei 2026

Momen haru semakin terasa ketika lagu Laskar Pelangi dilantunkan bersama. Khofifah tampak meneteskan air mata bangga melihat semangat belajar dan pencapaian para siswa Sekolah Rakyat.

Perasaan bangga itu bukan tanpa alasan mengingat latar belakang para siswa yang berasal dari keluarga kurang mampu. Namun, melalui program Sekolah Rakyat, mereka mampu menunjukkan kualitas yang tak kalah dengan sekolah lainnya.

Khofifah menilai capaian tersebut bukan hanya membanggakan sekolah maupun keluarga siswa. Ia menyebut keberhasilan itu juga menjadi kebanggaan masyarakat Indonesia secara luas.

"Saya minta kepada Pak Kasek untuk mengundang mereka di Hardiknas yang diperingati di provinsi tanggal 4 Mei besok lusa. Dan saya minta anak-anak SR dari SMP 15 Mojokerto ini diundang dan terutama untuk membacakan pidato dalam 5 bahasa," katanya

Permintaan itu sekaligus menjadi bentuk apresiasi nyata terhadap kemampuan para siswa. Kesempatan tampil di tingkat provinsi diharapkan bisa semakin memotivasi mereka untuk terus berkembang.

Tak hanya kemampuan akademik, Khofifah juga menyoroti perkembangan lain yang dialami para siswa. Ia melihat adanya peningkatan signifikan dari sisi fisik, kesehatan, hingga interaksi sosial.

"Pertumbuhan fisiknya terlihat, kesehatannya membaik, interaksi sosialnya berkembang, dan prestasinya meningkat. Ini sangat membahagiakan," katanya.

Baca Juga: Simak Jadwal Waktu Shalat untuk Wilayah Blitar Besok Minggu, 3 Mei 2026

Perubahan tersebut menjadi indikator pendekatan pendidikan di Sekolah Rakyat berjalan efektif. Program ini tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga membentuk karakter dan kesejahteraan siswa.

Dalam kesempatan itu, Khofifah juga melakukan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur. Potongan tumpeng tersebut diberikan kepada perwakilan guru dan siswa sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka.

Ia menegaskan capaian ini menjadi bukti keberhasilan program Sekolah Rakyat dalam menghadirkan pendidikan inklusif. Pendidikan yang tidak hanya menjangkau, tetapi juga mampu meningkatkan daya saing siswa.

"Selamat Hari Pendidikan Nasional untuk seluruh anak-anakku, tenaga pendidik, dan insan pendidikan. Mari terus menguatkan partisipasi semesta demi pendidikan bermutu untuk semua,” pungkasnya.

Kepala Sekolah SRMP 15 Kabupaten Mojokerto Heri Susanto turut menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian gubernur. Kehadiran Khofifah dinilai menjadi suntikan motivasi besar bagi seluruh civitas sekolah.

"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ibu Gubernur atas perhatian, dukungan, dan kehadirannya di tengah-tengah kami. Ini menjadi motivasi luar biasa bagi seluruh guru dan siswa untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran,” ujar Heri.

Ia menambahkan dukungan pemerintah provinsi sangat penting dalam mendorong kemajuan siswa. Terutama dalam meningkatkan kemampuan berbahasa asing yang kini mulai terlihat hasilnya.

Kemampuan pidato lima bahasa yang ditampilkan siswa menjadi bukti nyata hasil pembelajaran. Hal ini sekaligus menunjukkan keterbatasan ekonomi bukan penghalang untuk berprestasi.

Salah satu siswa, Amanda Rachmatya Meisya, mengaku sangat bahagia bisa tampil di hadapan gubernur. Ia merasa pengalaman tersebut menjadi momen yang tidak akan terlupakan.

Baca Juga: 4 Zodiak Mengungkap Kebahagiaan di Dalam Hidupnya, Energi Positif Mampu Menularkan Rasa Bahagia

"Saya senang sekali dan bangga bisa tampil di depan Ibu Gubernur. Terima kasih atas perhatian dan motivasinya. Kami jadi lebih semangat belajar dan ingin terus berprestasi," katanya.

Semangat yang ditunjukkan Amanda dan teman-temannya menjadi gambaran masa depan pendidikan yang lebih inklusif. Sekolah Rakyat hadir bukan sekadar memberi akses, tetapi juga membuka peluang besar bagi siswa untuk bersinar.

Perayaan Hardiknas di Mojokerto kali ini menjadi bukti pendidikan bisa mengubah kehidupan. Dari ruang kelas sederhana, lahir talenta-talenta hebat yang siap bersaing di tingkat global.

EDITOR: Sabik Aji Taufan